JUSTICE COLLABORATOR DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG NO.31 TAHUN 2014 TENTANG PERLINDUNGAN SAKSI DAN KORBAN

Hafid, Zhulfiana Pratiwi (2019) JUSTICE COLLABORATOR DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG NO.31 TAHUN 2014 TENTANG PERLINDUNGAN SAKSI DAN KORBAN. Masters thesis, Universitas Muslim Indonesia.

[img] Text
0023.02.46.2017 SAMPUL.pdf

Download (16kB)
[img] Text
0023.02.46.2017 LEMBAR PENGESAHAN.pdf

Download (337kB)
[img] Text
0023.02.46.2017 KATA PENGANTAR.pdf

Download (84kB)
[img] Text
0023.02.46.2017 ABSTRAK.pdf

Download (47kB)
[img] Text
0023.02.46.2017 DAFTAR ISI.pdf

Download (138kB)
[img] Text
0023.02.46.2017 DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (52kB)
[img] Text
0023.02.46.2017 BAB I PENDAHULUAN.pdf

Download (64kB)
[img] Text (TINJAUAN PUSTAKA)
0023.02.46.2017 BAB II TINJAUAN PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (226kB) | Request a copy
[img] Text (METODE PENELITIAN)
0023.02.46.2017 BAB III METODE PENELITIAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (100kB) | Request a copy
[img] Text (HASI PEMBAHASAN)
0023.02.46.2017 BAB IV HASIL PEMBAHASAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (174kB) | Request a copy
[img] Text
0023.02.46.2017 BAB V PENUTUP.pdf

Download (45kB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan bertujuan untuk : 1) Untuk mengetahui peranan justice collaborator dalam pengungkapan suatu kasus tindak pidana; 2) Untuk mengetahui bagaimana pengaturan perlindungan hukum terhadap justice collaborator Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum normatif, dengan pendekatan perundang-undangan dan beberapa contoh kasus. Bahan hukum yang digunakan terdiri dari bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier. Teknik pengumpulan bahan hukum dikumpulkan melalui dengan cara studi kepustakaan (library research). Lalu teknik untuk menganalisis bahan hukum menggunakan teknik dipergunakan teknik analisis kualitatif, dimana prinsip pokok dari teknik analisis data kualitatif ialah mengolah dan menganalisis data-data yang terkumpul menjadi data yang sistematik, teratur, terstruktur dan mempunyai makna. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : 1) Kehadiran seorang sangat seorang justice collaborator dalam mengungkap tindak pidana korupsi sangat membantu dalam proses persidangan atau penjatuhan hukuman kepada terdakwa, sehingga secara tidak langsung memudahkan para aparat penegak hukum. 2) Perlindungan yang diterapkan pada Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2014 dan SEMA No. 04 Tahun 2011 belum memberikan kesan positif dalam hal pemberian perlindungan fisik dan hukum, penanganan secara khusus, dan penghargaan kepada justice collaborator. Namun dalam hal perlindungan hukum yang diberikan kepada justice collaborator dianggap belum signifikan terhadap pemberian reward dan punishment.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: PASCASARJANA > MAGISTER ILMU HUKUM
Depositing User: Unnamed user with email admin@umi.ac.id
Date Deposited: 28 Dec 2020 03:26
Last Modified: 28 Dec 2020 03:26
URI: http://repository.umi.ac.id/id/eprint/190

Actions (login required)

View Item View Item