PELAKSANAAN PERKAWINAN ANAK DIBAWAH UMUR DITINJAU DARI HUKUM ADAT MANDAR (Studi Pada Masyarakat Majene)

Syalsyabila, Andi Aisya (2023) PELAKSANAAN PERKAWINAN ANAK DIBAWAH UMUR DITINJAU DARI HUKUM ADAT MANDAR (Studi Pada Masyarakat Majene). Other thesis, Universitas Muslim Indonesia.

[img] Text
Andi Aisyah Syalsyabila_04020190449.pdf

Download (1MB)
Official URL: http://fh.umi.ac.id/

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, bagaimana pelaksanaan perkawinan anak dibawah umur menurut hukum adat dimandar, faktorfaktor yang mempengaruhi terjadinya pernikahan anak dibawa umur dimandar.Penelitian ini merupakan penelitian empiris, yang menggunakan adalah data primer dan skunder dalam penelitian merupakan data primer yaitu merupakan data hasil wawancara yang terkait dengan penulisan ini dan data skunder yang merupakan data yang diperoleh secara tidak langsung.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa,menikah diusia muda pada konstruk masyarakat mandar dikabupaten majene masih lumrah dilakukan karena kesederhanaan kehidupan dipedesaan berdampak pola pikir masyarakatnya, tidak terkecuali dalam hal perkawinan dan untuk sekedar menikah seseorang tidak harus memiliki persiapan yang cukup dalam hal materi ataupun pendidikan asalkan sudah saling mencintai, maka perkawinan pun sudah bisa dilakukan adapun terdapat beberapa faktor yang melatar belakangi terjadinya pernikahan anak dibawah umur, yaitu faktor orang tua, rendahnya kesadaran terhadap pentingnya pendidikan, kemauan sendiri, serta faktor pergaulan bebas. Adapun masalah yang timbul dalam rumah tangga bagi pasangan pelaku pernikahan anak dibawah umur antara lain, pertengkaran dan konflik, masalah ekonomi, kurangnya rasa tanggung jawab serta perceraian.Rekomendasi penelitian yang dapat diberikan adalah Untuk memenuhi tujuan perkawinan maka perkawinan tersebut seharusnya dilaksankan dengan adanya persiapan mental, spiritual dengan niat niat suci. Dalam hal ini mewujudkan keluarga yang sakinah, mawahdah dan warahmah. Pemerintah yang berwenang perlu secara rutin melakukan penyuluhan dengan tokoh agama dan masyarakat tentang UndangUndang) Perkawinan No. 16 Tahun 2019 dan menyangkut hukum adat setempat yaitu usia perkawinan harus dipahami secara baik, agar tidak melakukan diskriminasi perkawinan dibawah umur dalam lingkungan keluarga.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: FAKULTAS HUKUM > ILMU HUKUM
Depositing User: S.Kom Mahmud Sayyid
Date Deposited: 15 Sep 2023 06:33
Last Modified: 15 Sep 2023 06:33
URI: http://repository.umi.ac.id/id/eprint/4292

Actions (login required)

View Item View Item