IMPLEMENTASI KEBIJAKAN KAWASAN TANPA ROKOK DI RS ILAGALIGO WOTU LUWU TIMUR TAHUN 2022

Andini, Lira Ayu (2023) IMPLEMENTASI KEBIJAKAN KAWASAN TANPA ROKOK DI RS ILAGALIGO WOTU LUWU TIMUR TAHUN 2022. Masters thesis, fakultas Kesehatan masyarakat.

[img] Text
sampulLira Ayu Andini.pdf

Download (192kB)
[img] Text
Lira AyuAndini14120180308PengesahanNew.pdf

Download (846kB)
[img] Text
ringkasan Lira Ayu Andini-2.pdf

Download (106kB)
[img] Text
daftarisiLira Ayu Andini-1.pdf

Download (33kB)
[img] Text
bab1 Lira Ayu Andini-3.pdf

Download (141kB)
[img] Text
bab5Lira Ayu Andini-4.pdf

Download (451kB)
[img] Text
dapusLira Ayu Andini-6.pdf

Download (123kB)

Abstract

Menurut laporan The World Health Organization (WHO), rokok menyebabkan kematian sekitar 6 juta jiwa setiap tahun di berbagai negara. Bahkan masih ditambah sekitar 600 ribu orang yang terpapar racun dari asap rokok (sebagai perokok pasif). Diperkirakan pada tahun 2030, rokok menjadi penyebab kematian terbesar di seluruh dunia. Bahaya yang harus ditanggung perokok pasif pun tercatat sangat memprihatinkan. Dari laporan yang sama, WHO mencatat di Amerika Serikat saja, perokok pasif yang meninggal karena kanker paru-paru sebanyak 3,400 jiwa sementara 46,000 orang lainnya meninggal karena penyakit jantung. Asap rokok yang dihirup perokok pasif juga diperkirakan bertanggung jawab atas 430 kasus kematian mendadak (WHO Global Report on Trends in Prevalence of Tobacco Smoking : 2015). Data Kementerian Kesehatan menunjukkan peningkatan prevalensi perokok dari 27% pada tahun 1995, meningkat menjadi 36,3% pada tahun 2013. Artinya, jika 20 tahun yang lalu dari setiap 3 orang Indonesia 1 orang di antaranya adalah perokok, maka dewasa ini dari setiap 3 orang Indonesia 2 orang di antaranya adalah perokok. Keadaan ini semakin mengkhawatirkan, karena prevalensi perokok perempuan turut meningkat dari 4,2% pada tahun 1995 menjadi 6,7% pada tahun 2013. Dengan demikian, pada 20 tahun yang lalu dari setiap 100 orang perempuan Indonesia 4 orang di antaranya adalah perokok, maka dewasa ini dari setiap 100 orang perempuan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan faktor yang mempengaruhi implementasi kebijakan kawasan tanpa rokok di rumah sakit ilagaligo wotu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Tahap dalam teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan implementasi Kebijakan Kawasan Tanpa Rokok di rumah sakit ilagaligo wotu belum sepenuhnya terlaksana dengan baik. Sosialisasi telah dilakukan sejak diberlakukannya kebijakan kawasan tanpa rokok. Namun, belum ada tim khusus untuk mendukung dan mengontrol aktivitas merokok di lingkungan rumah sakit. Penganggaran dan peralatan pihak rumah sakit sudah memasang tanda larangan merokok tapi belum membuat tempat khusus untuk merokok. Kesiapan pelaksana belum sepenuhnya menunjukkan sikap yang mendukung kebijakan kawasan tanpa rokok di rumah sakit ilagaligo wotu,masih ada beberapa karyawan yang acuh tak acuh terhadap pengunjung yang merokok di lingkungan rumah sakit, namun sebagian juga sudah ada karyawan yang acuh. Pihak rumah sakit belum menyiapkan pedoman yang jelas terkait kawasan tanpa rokok.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Implementasi, Kawasan Tanpa Rokok, Kualitatif
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions: FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT > KESMAS
Depositing User: operator 8
Date Deposited: 05 Oct 2023 03:17
Last Modified: 05 Oct 2023 03:17
URI: http://repository.umi.ac.id/id/eprint/4557

Actions (login required)

View Item View Item