GAMBARAN PERILAKU KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH MAHASISWI DI FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA TAHUN 2023

Nadiya, Nadiya (2023) GAMBARAN PERILAKU KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH MAHASISWI DI FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA TAHUN 2023. Masters thesis, fakultas Kesehatan masyarakat.

[img] Text
SKRIPSI.pdf

Download (30kB)
[img] Text
lembar pengesahan.pdf

Download (220kB)
[img] Text
RINGKASAN.pdf

Download (198kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (91kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (132kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (246kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (196kB)

Abstract

Sekitar 40% di Negara berkembang berkaitan dengan anemia pada masyarakat dan kebanyakan anemia pada masyarakat khususnya remaja putri yang terjadi disebabkan oleh defisiensi besi. Defisiensi besi dapat dicegah dengan mengkonsumsi suplemen tablet tambah darah untuk menghindari remaja putri dari anemia. Konsumsi tablet tambah darah (TTD) merupakan cara efektif untuk mengatasi masalah anemia, apabila dikonsumsi secara rutin akan terjadi peningkatan pada kadar Hb. Hasil observasi awal yang diperoleh bahwa presentase remaja putri di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia Tahun 2023 yang menerima dan mengkonsumsi tablet tambah darah masih tergolong kategori kurang baik 56,6%. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif yang bersifat deskriptif dengan pendekatan observasi. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik proportional random sampling, Menurut Arikunto (2010) total proportional random sampling adalah teknik pengambilan proporsi untuk memperoleh sampel yang representatif, dimana mengambil sebagian populasi yang ada yaitu sebanyak 228 mahasisiwi yang menjadi sampel dalam penelitian ini. Data penelitian ini diperoleh dari pengisian kuesioner dan observasi yang dilakukan. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa gambaran pengetahuan konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri adalah dalam kategori cukup baik yaitu (61,1%), gambaran sikap dengan konsumsi tablet tambah darah dalam kategori kurang baik yaitu (50,3 %), gambaran tindakan juga masih dalam kategori kurang baik yaitu (56,6 %). Berdasarkan hasil penelitian diharapkan agar lebih meningkatkan pengetahuan, sikap dan tindakan mengenai pentingnya konsumsi tablet tambah darah agar dapat terhindar dari penyakit anemia dan bisa menjadikan remaja putri generasi yang sehat dan cerdas di masa mendatang. Gambaran pengetahuan remaja putri terhadap tablet tambah darah dari jumlah 228 orang responden adalah dalam kategori cukup baik yaitu 214 orang responden (61,1%), yang menjawab “Benar” sedangkan responden yang mempunyai pengetahuan yang kurang yaitu 14 orang (38,9%). Gambaran sikap remaja putri terhadap tablet tambah darah dari jumlah 228 orang responden sebanyak 176 orang responden (70,2%) yang menyatakan “Setuju” dan sebanyak 52 orang (29,8%) menyatakan “Tidak setuju” masih dalam kategori baik. Gambaran tindakan remaja putri terhadap tablet tambah darah dari jumlah 228 orang responden berdasarkan tingkat konsumsi yang menyatakan “Ya” yaitu 30 orang responden (19,7%) dan yang menyatakan tidak mengkonsumsi tablet tambah darah yaitu 198 orang responden (80,3%), dan masih dalam kategori kurang baik. Berdasarkan hasil penelitian diharapkan agar lebih meningkatkan tindakan mengenai pentingnya konsumsi tablet tambah darah dimasa remaja agar dapat terhindar dari penyakit anemia dan bisa menjadikan remaja putri generasi yang sehat dan cerdas di masa mendatang.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Anemia, Perilaku, Tablet Tambah Darah
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions: FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT > KESMAS
Depositing User: operator 8
Date Deposited: 13 Oct 2023 02:09
Last Modified: 13 Oct 2023 02:09
URI: http://repository.umi.ac.id/id/eprint/4641

Actions (login required)

View Item View Item