FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STRES PADA PETUGAS PEMADAM KEBAKARAN DI KABUPATEN MAROS TAHUN 2023

Cahyani, Pramesti Wulan (2023) FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STRES PADA PETUGAS PEMADAM KEBAKARAN DI KABUPATEN MAROS TAHUN 2023. Masters thesis, Universitas Muslim Indonesia.

[img] Text
1. SAMPUL.pdf

Download (48kB)
[img] Text
Lembar pengesahan.pdf

Download (219kB)
[img] Text
4. DAFTAR ISI.pdf

Download (90kB)
[img] Text
9. RINGKASAN.pdf

Download (99kB)
[img] Text
10 BAB I.pdf

Download (92kB)
[img] Text
14. BAB V.pdf

Download (240kB)
[img] Text
16. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (134kB)

Abstract

Menurut International Labour Organization (ILO) tahun 2016, menyatakan bahwa stres merupakan hal yang berisiko bagi keselamatan dan kesehatan pekerja ketika pekerjaan yang dilakukan melebihi kemampuan dan kapasitas pekerja yang dilakukan secara terus-menerus. International Labour Organization (ILO) tahun 2017, menyatakan bahwa sekitar 2,78 juta pekerja di dunia meninggal setiap tahun karena penyakit akibat kerja (stres) dan kecelakaan kerja. Sekitar 2,4 juta (86,3%) dari kematian ini disebabkan oleh penyakit akibat kerja (stres), sementara lebih dari 380.000 (13,7%) pekerja meninggal karena kecelakaan kerja. Stres dapat didefinisikan sebagai suatu keadaan dimana terdapat satu atau beberapa faktor di tempat kerja yang berinteraksi dengan pekerja sehingga mengganggu kondisi fisiologis dan perilaku. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan stres pada petugas pemadam kebakaran di Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Willayah Maros. Berdasarkan observasi data awal penelitian di Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Maros yang dilakukan peneliti, dari hasil wawancara dengan salah satu petugas mengemukakan bahwa petugas pemadam kebakaran tidak hanya bertugas memadamkan api saja melainkan juga melakukan penyelamatan terhadap hewan seperti biawak, ular, sarang tawon dan korban bencana seperti tenggelam, gempa bumi, banjir dan lain sebagainya. Petugas pemadam kebakaran juga mengatakan bahwa mereka memiliki waktu bekerja 24 jam penuh. Walaupun dengan sistem shift kerja, jika dalam keadaan darurat dan mendesak seperti terjadi kebakaran yang besar maka petugas pemadam kebakaran yang tidak bertugas pun harus siap ketika sewaktu-waktu dibutuhkan. Petugas pemadam kebakaran juga mengatakan bahwa ia sering kali merasa sulit untuk tidur karena takut jika tiba-tiba ia dibutuhkan. Para petugas sendiri sadar bahwa pekerjaan mereka sangat berisiko tinggi, sehingga mereka merasa memiliki tanggung jawab lebih dalam bekerja karena berkaitan dengan nyawa orang lain. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode penelitian cross sectional study. Populasi penelitian ini sebanyak 181 orang petugas pemadam kebakaran yang bekerja di Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Maros. Sampel penelitian ini sebanyak 125 petugas yang diambil menggunakan metode probability sampling dengan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan uji chi-square pada tingkat kepercayaan (α= 0,05). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara usia dengan stress (p= 1,000). Tidak ada hubungan antara masa kerja dengan stress (p= 1,000). Ada hubungan antara lingkungan kerja dengan stress (p= 0,000). Tidak ada hubungan antara kepuasan upah dengan stress (p= 1,000). Kesimpulannya adalah terdapat hubungan antara lingkungan kerja dengan stress, serta tidak terdapat hubungan antara usia,masa kerja dan kepuasan upah dengan stres pada petugas pemadam kebakaran di Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Maros. Saran pada penelitian ini diharapkan kepada petugas pemadam kebakaran untuk membagi tugas sesuai dengan usia petugas, petugas dengan masa kerja yang lama untuk lebih memperhatikan kondisi tubuhnya, diharapkan kepada petugas lebih memperhatikan lingkungan kerja agar dapat mengurangi stres, kepada pimpinan lebih memperhatikan lagi upah petugas dikarenakan pada indikator kebutuhan petugas menyatakan bahwa upah atau bonus yang mereka terima itu masih kurang. Diharapkan kepada petugas agar lebih mengenal sedini mungkin gejala-gejala dari stres, baik stres ringan maupun stres berat sehingga manajemen stres bisa diterapkan lebih baik lagi.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Stres, Usia, Masa Kerja, Lingkungan Kerja, Kepuasan Upah
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions: FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT > KESMAS
Depositing User: operator 8
Date Deposited: 04 Dec 2023 01:42
Last Modified: 04 Dec 2023 01:42
URI: http://repository.umi.ac.id/id/eprint/5139

Actions (login required)

View Item View Item