Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Kelor Dan Pupuk Npk Terhadap Pertumbuhan Dan Prosuksi Tanaman Kacang Buncis (Phaseolus Vulgaris L.)
Riska, Riska (2025) Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Kelor Dan Pupuk Npk Terhadap Pertumbuhan Dan Prosuksi Tanaman Kacang Buncis (Phaseolus Vulgaris L.). Other thesis, Universitas Muslim Indonesia.
|
Text
SAMPUL .pdf Download (98kB) |
|
|
Text
Lembar pengesahan.pdf Download (352kB) |
|
|
Text
RINGKASAN .pdf Download (161kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI .pdf Download (125kB) |
|
|
Text
PENDAHULUAN.pdf Download (146kB) |
|
|
Text
HASIL DAN PEMBAHASAN .pdf Download (349kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA .pdf Download (180kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsetrasi ekstrak daun kelor
terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman buncis, mengetahui pengaruh dosis
pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman buncis, mengetahui
interaksi antara konsetrasi ekstrak daun kelor dan dosis pupuk NPK terhadap
pertumbuhan dan produksi tanaman buncis. Penelitian ini dilaksanakan di Desa
Tobalu, Kabupaten Enrekang, Provinsi Sulawesi Selatan. Penelitian ini dilakukan
menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial.Faktor pertama
konsetrasi ekstrak daun kelor yang terdiri dari 4 taraf, yaitu: 0%,5%,7,5%,dan 15%
Faktor kedua Pemberian pupuk NPK mutiara 16:16:16 yang terdiri dari 3 taraf
yaitu: 350 kg/ha,450 kg/ha dan 550 kg/ha setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali
ulangan sehingga diperoleh 36 unit percobaan. Parameter penelitian ini terdiri dari
tinggi tanaman, panjang akar, diameter batang, umur munculnya bunga, jumlah
polong per tanaman, jumlah polong per petak berat, berat polong per tanaman,,
berat polong per petak dan produktivitas ton/ha.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan konsentrasi ekstrak daun kelor
Konsentrasi ekstrak daun kelor 15% (150 ml ekstrak daun kelor + 850 ml air)
berpengaruh lebih baik terhadap tinggi tanaman yaitu 154,48 cm, jumlah daun
20,56 helai, diameter batang 6,60 mm, umur berbunga 39,01 hst jumlah, polong per
tanaman 51,22, bobot polong per tanaman 324 g, bobot polong per petak 2,30 kg,
produksi hektar 19,15 kg. Pupuk NPK 450 kg/ha (6 g/ tanaman) berpengaruh lebih
baik terhadap terhadap tinggi tanaman 154,5 cm, jumlah daun 20,56 helai, diameter
batang 6,60 mm, umur berbunga 39,09 hst, dan jumlah polog per tanaman, jumlah,
polong per tanaman 51,22, bobot polong per tanaman 324 g, bobot polong per petak
2,33 kg, produksi hektar 19,35 kg.Terdapat interaksi antara konsentrasi ekstrak
daun kelor 15% dan pupuk NPK 450 kg/ha, tanam terhadap pertumbuhan dan
produksi tanaman buncis.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Buncis, Ekstrak Daun Kelor, Pupuk NPK |
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions: | FAKULTAS PERTANIAN > AGROTEKNOLOGI |
| Depositing User: | operator 12 |
| Date Deposited: | 20 Aug 2025 05:02 |
| Last Modified: | 20 Aug 2025 05:02 |
| URI: | http://192.168.168.84/id/eprint/7491 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
