Analisis Kesehatan Keuangan Menggunakan Metode Camel (Study Kasus Perbankan Syariah Indonesia)
Abstrak
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengalisis aspek CAR (Capital Asset Rasio), KAP (Qualiti Asset), NPM (Net Profit Margin), ROA (Return on Asset), BOPO (Beban Operasional Pendapatan Operasional) dan FDR (Financing on Deposit Rasio) pada Perbankan Syariah di Indonesia dilihat dari aspek kesehatannya. Penelitian ini menggunakan data sekunder melalui Bursa Efek Indonesia (IDX) dan Website Perbankan Syariah pada tahun 2016 dan 2017. Penelitian dilakukan bulan Maret-Mei 2019. Data dianalisis menggunakan metode CAMEL. Hasil penelitian yang berjudul Analisis Kesehatan Keuangan Menggunakan Metode CAMEL (Study Kasus Perbankan Syariah di Indonesia) Tahun 2016-2017 sebagai berikut; Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan pada IDX (Bursa Efek Indonesia) menggunakan metode CAMEL diantaranya CAR (Capital Asset Rasio), KAP (Qualiti Asset), NPM (Net Profit Margin), ROA (Return On Asset), BOPO (Beban Operasional Pendapatan Operasional) dan FDR (Financing On Deposit Rasio) pada 7 bank syariah yang ada di Indonesia semua bank dominan berpredikat Sangat Sehat diantaranya bank Panin Syariah, Mandiri Syariah, Maybank Syariah, Bukopin Syariah, BRI Syariah, BCA Syariah dan BNI Syariah itu itu berarti berdampak positif untuk bank tersebut.
Kata Kunci
CAR, KAP, NPM, ROA, CAMEL.
Dokumen
Analisis Kesehatan Keuangan Menggunakan Metode Camel (Study Kasus Perbankan Syariah Indonesia).pdf
application/pdf · 383 KB
Lihat dokumen →
application/pdf · 383 KB
Lihat dokumen →
