EVALUASI DAN TINGKAT PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN KAWASAN KONSERVASI MANGROVE DI DESA MUNTE KECAMATAN TANALILI KABUPATEN LUWU UTARA
Abstrak
Evaluasi dan tingkat partisipasi masyarakat dalam pengelolaan kawasan konservasi
mangrove di Desa Munte Kecamatan Tanalili Kabupaten Luwu Utara. Penelitian ini bertujuan
untuk : 1) Mengevaluasi tingkat partisipasi masyarakat dalam pengelolaan ekosistem mangrove;
2) Menentukan arahan strategi pengelolaan ekosistem mangrove. kegunaan penelitian diharapkan
dapat memberikan informasi kepada stakeholder sebagai bahan pertimbangan dalam mengambil
kebijakan pengelolaan ekosistem mangrove. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu
menggunakan kuesioner. Data mengenai faktor internal yaitu karakteristikin dividu peserta dalam
pengelolaan mangrove di kawasan wisata mangrove yang dilakukan dengan mengisi kuesioner dan
wawancara. Hasil Partisipasi masyarakat terhadap kriteria 75 % memiliki tingkat partisipasi yang
tinggi dengan menunjukkan bahwa nilai rata- rata skala linkert menunjukkan rentang positif.
Sementara 25 % kriteria menunjukkan tingkat partisipasi yang rendah dengan nilai rentang
negative, dengan kata lain sebagian masyarakat menganggap bahwa mangrove tidak memiliki
manfaat penting bagi tambak. Strategi pengelolan berdasarkan skala yang dihasilkan untuk
pengelolaan ekosistem mangrove di DesaMunte, yaitu (1) Menyelenggarakan pelatihan-pelatihan
keterampilan pengelolaan mangrove ( ekowisata dan kebun bibit ) untuk meningkatkan pendapatan
masyarakat serta (2) Membuat regulasi untuk mengontrol pemanfaatan mangrove berbasis
masyarakat dan juga pelanggaran-pelanggaran pengelolaan mangrove.
Kata kunci: Evaluasi, partisipati, mangrove, pengelolaan, Luwu Utara
mangrove di Desa Munte Kecamatan Tanalili Kabupaten Luwu Utara. Penelitian ini bertujuan
untuk : 1) Mengevaluasi tingkat partisipasi masyarakat dalam pengelolaan ekosistem mangrove;
2) Menentukan arahan strategi pengelolaan ekosistem mangrove. kegunaan penelitian diharapkan
dapat memberikan informasi kepada stakeholder sebagai bahan pertimbangan dalam mengambil
kebijakan pengelolaan ekosistem mangrove. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu
menggunakan kuesioner. Data mengenai faktor internal yaitu karakteristikin dividu peserta dalam
pengelolaan mangrove di kawasan wisata mangrove yang dilakukan dengan mengisi kuesioner dan
wawancara. Hasil Partisipasi masyarakat terhadap kriteria 75 % memiliki tingkat partisipasi yang
tinggi dengan menunjukkan bahwa nilai rata- rata skala linkert menunjukkan rentang positif.
Sementara 25 % kriteria menunjukkan tingkat partisipasi yang rendah dengan nilai rentang
negative, dengan kata lain sebagian masyarakat menganggap bahwa mangrove tidak memiliki
manfaat penting bagi tambak. Strategi pengelolan berdasarkan skala yang dihasilkan untuk
pengelolaan ekosistem mangrove di DesaMunte, yaitu (1) Menyelenggarakan pelatihan-pelatihan
keterampilan pengelolaan mangrove ( ekowisata dan kebun bibit ) untuk meningkatkan pendapatan
masyarakat serta (2) Membuat regulasi untuk mengontrol pemanfaatan mangrove berbasis
masyarakat dan juga pelanggaran-pelanggaran pengelolaan mangrove.
Kata kunci: Evaluasi, partisipati, mangrove, pengelolaan, Luwu Utara
