ANALISIS PENGGUNAAN PAKAN ALAMI, PAKAN BUATAN DAN KOMBINASI KEDUANYA TERHADAP KELANGSUNGAN HIDUP DAN PERTUMBUHAN IKAN CUPANG (Betta sp.)
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pakan buatan, pakan
alami serta kombinasi antara pakan buatan dan pakan alami, dalam
meningkatkan kelangsungan hidup dan pertumbuhan larva ikan cupang.
Penelitian ini dilaksanakan selama 3 bulan, di Laboratorium Rekayasa
Akuatik dan Lingkungan Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan,
Universitas Muslim Indonesia, Makassar. Perlakuan pada penelitian ini adalah
penggunaan pakan buatan, pakan alami serta kombinasi antara pakan buatan dan
pakan alami, dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 3
ulangan. Ketiga perlakuan tersebut adalah A (pemberian pakan alami dan
buatan), B ( pemberian pakan buatan), dan C (pemberian pakan alami). Variabel
yang diukur adalah kelangsungan hidup, pertumbuhan panjang dan parameter
kualitas air.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelangsungan hidup tertinggi
diperoleh pada perlakuan B ( pemberian pakan buatan), yaitu 26.6%, kemudian
pada perlakuan A (pakan buatan dan pakan alami ) 20 % dan terendah pada
perlakuan C, 15 %. Pada pertumbuhan menunjukkan bahwa perlakuan B
menghasilkan laju pertumbuhan tertinggi (0.034), dan berbeda nyata dengan
perlakuan A (0.031) dan perlakuan C (0.032). Parameter kualitas air dalam
penelitian ini masih masuk dalam kondisi yang layak untuk kehidupan ikan
cupang.
Kata kunci : Ikan cupang, Infusoria sp, emulsi pakan.
alami serta kombinasi antara pakan buatan dan pakan alami, dalam
meningkatkan kelangsungan hidup dan pertumbuhan larva ikan cupang.
Penelitian ini dilaksanakan selama 3 bulan, di Laboratorium Rekayasa
Akuatik dan Lingkungan Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan,
Universitas Muslim Indonesia, Makassar. Perlakuan pada penelitian ini adalah
penggunaan pakan buatan, pakan alami serta kombinasi antara pakan buatan dan
pakan alami, dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 3
ulangan. Ketiga perlakuan tersebut adalah A (pemberian pakan alami dan
buatan), B ( pemberian pakan buatan), dan C (pemberian pakan alami). Variabel
yang diukur adalah kelangsungan hidup, pertumbuhan panjang dan parameter
kualitas air.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelangsungan hidup tertinggi
diperoleh pada perlakuan B ( pemberian pakan buatan), yaitu 26.6%, kemudian
pada perlakuan A (pakan buatan dan pakan alami ) 20 % dan terendah pada
perlakuan C, 15 %. Pada pertumbuhan menunjukkan bahwa perlakuan B
menghasilkan laju pertumbuhan tertinggi (0.034), dan berbeda nyata dengan
perlakuan A (0.031) dan perlakuan C (0.032). Parameter kualitas air dalam
penelitian ini masih masuk dalam kondisi yang layak untuk kehidupan ikan
cupang.
Kata kunci : Ikan cupang, Infusoria sp, emulsi pakan.
