Artikel

UPAYA MENINGKATKAN PEMILU YANG DEMOKRATIS MELALUI PERAN KOMISI PEMILIHAN UMUM

Abstrak

Tujuan penelitian menganalisis efektivitas terlaksananya tugas Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai penyelenggara pemilihan umum sesuai dengan aturan yang berlaku dan faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitasnya. Tipe penelitian yang digunakan adalah tipe penelitian empiris yang dilakukan di KPU Kabupaten Majene. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa fungsi KPU dalam mewujudkan pemilu yang demokratis pada tahun 2019 ialah kurang efektif, meskipun tingkat partisipasi masyarakat hampir mencapai 90% namun pada saat yang bersamaan surat suara yang tidak sah mencapai 3,02 % atau berjumlah 3676. Adapun faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas fungsi KPU yaitu faktor eksternal dan internal baik dari cuaca, beberapa lokasi yang sulit dijangkau secara langsung dan tidak langsung atau aksesibilitas, sumberdaya manusia yang berkualitas dari jajaran KPU dan pengetahuan masyarakat terhadap pemilu pada umumnya. Rekomendasi dari penelitian ini adalah dengan beberapa upaya peningkatan dari pengalaman pesta domokrasi rakyat Indonesia dalam memilih pemimpin, yaitu hendaknya KPU lebih bersinergi dari berbagai pihak, lebih meningkatkan kualitas sumberdaya manusia melalui rekrutmen, sarana dan prasarana yang masih terkendala, sosialisasi serta pendidikan pemilih agar KPU mampu mewujudkan pemilu yang demokratis.


KEYWORDS

Fungsi; KPU; Pemilu; Demokratis.

Dokumen

UPAYA MENINGKATKAN PEMILU YANG DEMOKRATIS MELALUI PERAN KOMISI PEMILIHAN UMUM.pdf
application/pdf · 3.100 KB
Lihat dokumen →
33384-76335-1-SM (1).pdf
application/pdf · 695 KB
Lihat dokumen →
indexcodes.txt
text/plain · 1 KB
Lihat dokumen →
indexcodes.txt
text/plain · 13 KB
Lihat dokumen →

Lihat di Repository Asli