Skripsi/Tesis

FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELELAHAN KERJA PADA PENGEMUDI BUS ANTAR DAERAH DAN PROVINSI PO BORLINDO MAKASSAR TAHUN 2023

Abstrak

Kelelahan kerja merupakan proses menurunnya efisiensi performa kerja dan berkurangnya ketahanan atau kekuatan fisik tubuh untuk terus melanjutkan kegiatan yang harus dilakukan. Kelelahan adalah kondisi akut yang dimulai dengan rasa lebih sehingga menimbulkan perasaan lelah dan adanya penurunan kesiagaan. Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2013 terdapat angka kecelakaan lalu lintas sebesar 104.976 dan jumlah korban meninggal 23.385, sedangkan penyebab kecelakaan sebanyak 93,52% yaitu faktor kesalahan pengemudi atau human error. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kelelahan kerja pada pengemudi bus antar daerah dan provinsi PO Borlindo Makassar Tahun 2023.
Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatis dengan pendekatan cross-sectional study dengan jumlah sampel 57 responden. Teknik pengambilan sampel yaitu dengan total sampling dikarenakan jumlah populasi kurang dari 100 orang. Analisis data yang dilakukan yaitu secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square dengan mengaplikasi SPSS.
Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara umur dengan kelelahan kerja pada pengemudi bus PO Borlindo Makassar dengan hasil statistik yang bernilai p = 0.048 < 0.05, adanya hubungan antara beban kerja mental dengan kelelahan kerja pengemudi bus diperoleh nilai p = 0.010 < 0.05, ada hubungan antara lama kerja dengan kelelahan kerja pada pengemudi bus diperoleh nilai p = 0.036 < 0.05, tidak adanya hubungan antara status gizi dengan kelelahan kerja pada pengemudi bus diperoleh nilai p = 0.308 > 0.05 dan adanya hubungan antara waktu tidur dengan kelelahan kerja pada pengemudi bus PO Borlindo Makassar diperoleh nilai p = 0.047 < 0.05.
Kesimpulan hampir seluruh pengemudi setiap hari bekerja dengan lama kerja yang tidak memenuhi syarat dan waktu tidur yang tidak baik, banyak yang mengalami kelelahan kerja dikarenakan waktu istirahat dengan beban kerja tidak seimbang dan jarak tempuh mengemudi diluar batas jam maksimal kerja. Hal ini menyebabkan banyaknya pengemudi yang mengalami kelelahan kerja.

Kata Kunci

Kelelahan Kerja dan Pengemudi Bus

Dokumen

WidyaNugraha14120190137Sampul Skripsi.pdf
application/pdf · 190 KB
Lihat dokumen →
WidyaNugraha14120190137Ringkasan.pdf
application/pdf · 270 KB
Lihat dokumen →
WidyanugrahaPengesahanNew (2).pdf
application/pdf · 164 KB
Lihat dokumen →
WidyaNugraha14120190137DAFTAR ISI.docx.pdf
application/pdf · 189 KB
Lihat dokumen →
WidyaNugraha14120190137Bab 1 Skripsi.pdf
application/pdf · 199 KB
Lihat dokumen →
WidyaBab 5 Skripsi.pdf
application/pdf · 489 KB
Lihat dokumen →
WidyaNugrahaDaftar Pustaka1.pdf
application/pdf · 212 KB
Lihat dokumen →
indexcodes.txt
text/plain · 0 KB
Lihat dokumen →
indexcodes.txt
text/plain · 1 KB
Lihat dokumen →
indexcodes.txt
text/plain · 1 KB
Lihat dokumen →
indexcodes.txt
text/plain · 3 KB
Lihat dokumen →
indexcodes.txt
text/plain · 4 KB
Lihat dokumen →
indexcodes.txt
text/plain · 5 KB
Lihat dokumen →

Lihat di Repository Asli