PENGARUH PERPUTARAN MODAL KERJA DAN LIKUIDITAS TERHADAP PROFITABILITAS (STUDI KASUS PADA SUB SEKTOR MAKANAN DAN MINUMAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2018 – 2022)
Abstrak
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Perputaran Modal Kerja
Dan Likuiditas Terhadap Profitabilitas pada sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Dengan menggunakan jenis penelitian kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah sebanyak 18 perusahaan dengan jumlah sampel sebanyak 9 perusahaan makanan dan minuman. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Pada pengujian ini menggunakan SPSS. Analisis data menggunakan uji asusmsi klasik, analisis korelasi, dan melakukan uji hipotesis.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perputaran modal kerja (WCT)
berpengaruh tidak signifikan terhadap profitabilitas (ROE), dan likuiditas (CR)
berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas (ROE), serta perputaran modal kerja (WCT) dan likuiditas (CR) secara simultan berpengaruh signifikan terhadap
profitabilitas (ROE).
Dan Likuiditas Terhadap Profitabilitas pada sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Dengan menggunakan jenis penelitian kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah sebanyak 18 perusahaan dengan jumlah sampel sebanyak 9 perusahaan makanan dan minuman. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Pada pengujian ini menggunakan SPSS. Analisis data menggunakan uji asusmsi klasik, analisis korelasi, dan melakukan uji hipotesis.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perputaran modal kerja (WCT)
berpengaruh tidak signifikan terhadap profitabilitas (ROE), dan likuiditas (CR)
berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas (ROE), serta perputaran modal kerja (WCT) dan likuiditas (CR) secara simultan berpengaruh signifikan terhadap
profitabilitas (ROE).
Kata Kunci
Perputaran Modal Kerja, Likuiditas, Profitabilitas, Perusahaan makanan & Minuman.
