PENERAPAN TERAPI BEKAM PADA NY. A DENGAN KELUHAN MYALGIA DI KLINIK ZEIN TERAPI HOLISTIK
Abstrak
Latar Belakang: Myalgia (nyeri otot) merupakan suatu keluhan yang sering
dialami oleh tubuh manusia. Penggunaan otot yang terlalu tegang adalah penyebab
utama munculnya nyeri otot. Prevalensi gangguan myalgia berkisar 50-62% dari
total populasi di dunia khususbya di negara-negara industri. Tujuan penelitian ini
adalah untuk mengetahui gambaran nyata tentang penerapan terapi bekam kering
pada Ny. A dengan keluhan myalgia di Klinik Zein Holistik Terapi Makassar.
Metode: Penelitian ini adalah laporan kasus pada 1 kasus myalgia, dimana
manajemen perawatan menggunakan terapi bekam kering.
Hasil Asuhan Keperawatan: Penelitian menunjukkan secara kuntitatif terdapat
penurunan nyeri setelah diberikan perlakuan, dimana sebelum terapi bekam kering
pasien memiliki skala nyeri 4 atau nyeri sedang, sedangkan sesudah terapi bekam
kering memiliki skala nyeri 2 atau nyeri ringan, sedangkan secara visual didapatkan
pasien mengatakan pegal-pegal bagian pundak dan pinggang berkurang dan nyeri
berkurang.
Rekomendasi: Penerapan terapi bekam kering sebagai intervensi keperawatan
yang dapat membatu pasien dalam mengurangi nyeri pada pasien dengan keluhan
myalgia.
Kesimpulan: Penerapan intervensi terapi bekam kering dengan keluhan myalgia
dapat menurunkan tingkat nyeri.
dialami oleh tubuh manusia. Penggunaan otot yang terlalu tegang adalah penyebab
utama munculnya nyeri otot. Prevalensi gangguan myalgia berkisar 50-62% dari
total populasi di dunia khususbya di negara-negara industri. Tujuan penelitian ini
adalah untuk mengetahui gambaran nyata tentang penerapan terapi bekam kering
pada Ny. A dengan keluhan myalgia di Klinik Zein Holistik Terapi Makassar.
Metode: Penelitian ini adalah laporan kasus pada 1 kasus myalgia, dimana
manajemen perawatan menggunakan terapi bekam kering.
Hasil Asuhan Keperawatan: Penelitian menunjukkan secara kuntitatif terdapat
penurunan nyeri setelah diberikan perlakuan, dimana sebelum terapi bekam kering
pasien memiliki skala nyeri 4 atau nyeri sedang, sedangkan sesudah terapi bekam
kering memiliki skala nyeri 2 atau nyeri ringan, sedangkan secara visual didapatkan
pasien mengatakan pegal-pegal bagian pundak dan pinggang berkurang dan nyeri
berkurang.
Rekomendasi: Penerapan terapi bekam kering sebagai intervensi keperawatan
yang dapat membatu pasien dalam mengurangi nyeri pada pasien dengan keluhan
myalgia.
Kesimpulan: Penerapan intervensi terapi bekam kering dengan keluhan myalgia
dapat menurunkan tingkat nyeri.
Kata Kunci
terapi bekam kering, nyeri, myalgia
