Skripsi/Tesis

FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIANSTUNTING PADA ANAK USIA 6-59 BULAN DI PUSKESMAS MANDAI KABUPATEN MAROS TAHUN 2024

Abstrak

Stunting adalah anak balita dengan nilai zscorenya kurang
dari-2 SD/standar deviasi (stunted) dan kurang dari -3 SD (severely
stunted). Stunting anak memiliki konsekuensi langsung dan jangka
panjang termasuk peningkatan morbiditas dan mortalitas serta
dampak yang merugikan pada perkembangan anak danberkontribusi
pada siklus malnutrisi antargenerasi dan menghambat
pembangunan ekonomi
Hasil survey awal yang dilakukan pada bulan Februari tentang
faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada anak
usia Provinsi Sulawesi Selatan terdapat 189 balita yang berusia 6-
59 bulan, mengalami stunting dengan beberapa penyebab
diantaranya adalah status gizi yang buruk, kurangnya pengetahuan
tentang pola makan yang tepat, serta kurangnya pengetahuan dalam
menerapkan peran keluarga yang baik dalam kehidupan seharihari
pada balita
Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan
pendekatan cross-sectional study dengan jumlah sampel 66
responden. Teknik pengambilan data yang dilakukan untuk
menentukan sampel yaitu dengan mengunakan rumus slovin.
Analisis data yang dilakukan yaitu secara univariat dan bivariat
menggunakan uji chi-square dengan menggunakan aplikasi SPSS.
Dari hasil penelitian diperoleh bahwa ada yang berhubungan
antara status gizi dengan dengan kejadian stunting pada anak usia
6-59 bulan yaitu sebesar(p= 0,000 <0,05), adanya hubungan pola
makan anak dangan kejadian stunting pada anak usia 6-59 bulan
yaitu sebesar (p= 0,041<0,05), tidak ada hubungan antara
pengetahuan ibu dengan kejadian stunting pada anak usia 6-59
bulan yaitu sebesar (p=0,0511>0.05), tidak ada hubungan antara asi
ROSDIANA
14120190134
xv
eksklusif terhadap kejadian stunting pada anak usia 6-59 bulan yaitu
sebesar (p= 0,331>0,05), ada hubungan antara pola asuh terhadap
kejadian stunting pada anak usia 6-59 bulan yaitu sebesar (p= 0,009
<0,05).
Disimpulkan bahwa status gizi, pola makan anak dan polah
asuhan gizi ibu berhubungan dengan kejadisan stunting sedangkan
pengetahuan ibu dan asi eksklusif tidak berhubungan. Berdasarkan
hasil penelitian diharapkan kepada ibu agar memperhatikan pola
makan balita yang di buktikan dengan membujuk anak untuk makan
agar nutrisi terpenuhi dan meningkatkan pertahanan kesadaran
tentang pentinya gizi anak untuk mencegah terjadinya stunting

Kata Kunci

kejadian stunting, pola makan anak, penyakit infeksi, status gizi

Dokumen

SAMPUL SKRIPSI (1).pdf
application/pdf · 22 KB
Lihat dokumen →
lembaran pengesahan ros.pdf
application/pdf · 519 KB
Lihat dokumen →
DAFTAR ISI (2).pdf
application/pdf · 19 KB
Lihat dokumen →
RINGKASAN (2).pdf
application/pdf · 57 KB
Lihat dokumen →
BAB 1.pdf
application/pdf · 155 KB
Lihat dokumen →
BAB 5.pdf
application/pdf · 219 KB
Lihat dokumen →
DAFTAR PUSTAKA (1).pdf
application/pdf · 118 KB
Lihat dokumen →
indexcodes.txt
text/plain · 0 KB
Lihat dokumen →
indexcodes.txt
text/plain · 1 KB
Lihat dokumen →
indexcodes.txt
text/plain · 1 KB
Lihat dokumen →
indexcodes.txt
text/plain · 4 KB
Lihat dokumen →
indexcodes.txt
text/plain · 6 KB
Lihat dokumen →
indexcodes.txt
text/plain · 2 KB
Lihat dokumen →

Lihat di Repository Asli