Faktor-faktor yang Mempengaruhi Produktivitas Usahatani Padi di Desa Siddo, Kecamatan Soppeng Riaja, Kabupaten Barru
Abstrak
Padi merupakan komoditas tanaman pangan penghasil beras yang
memegang peranan penting dalam kehidupan ekonomi Indonesia. Yaitu beras
sebagai makanan pokok sangat sulit digantikan oleh bahan pokok lainnya.
Diantaranya jagung, umbiumbian, sagu dan sumber karbohidrat lainnya. Sehingga
keberadaan beras menjadi prioritas utama masyarakat dalam memenuhi kebutuhan
asupan karbohidrat yang dapat mengenyangkan dan merupakan sumber karbohidrat
utama yang mudah diubah menjadi energi. Padi sebagai tanaman pangan
dikonsumsi kurang lebih 90% dari keseluruhan penduduk Indonesia untuk makanan
pokok sehari-hari. Padi (Oryza sativa L.) merupakan tanaman pangan yang sangat
penting di dunia setelah gandum dan jagung. Padi merupakan tanaman pangan yang
sangat penting karena beras masih digunakan sebagai makanan pokok bagi sebagian
besar penduduk dunia terutama Asia sampai sekarang. Beras merupakan komoditas
strategis di Indonesia karena beras mempunyai pengaruh yang besar terhadap
kestabilan ekonomi dan politik
Tujuan penelitian ini yaitu, (1) Mengidentifikasi jumlah produksi dan
menganalisis produktivitas usahatani padi (2) Menganalisis pendapatan usahatani
padi (3) Menganalisis kelayakan usahatani padi (4) Menganalisis faktor luas lahan,
benih, pupuk, dan pestisida tenaga kerja yang mempengaruhi produktivitas
usahatani Padi. Penelitian ini dilakasanakan di Desa Siddo, Kecamatan Soppeng
Riaja, Kabupaten Barru. Sampel pada penelitian ini berjumlah 92 responden.
Metode analisis data yang digunakan adalah Analisis Deskriptif, Analisis
Pendapatan, Analisis Kelayakan, Analisis Regresi.
Hasil penelitian menunjukkan Usahatani di Desa Siddo menghasilkan
produksi dan produktivitas yang bervariasi antar petani, dengan rata-rata yang
masih dapat ditingkatkan melalui penerapan teknologi budidaya dan pengelolaan
input yang lebih efektif, Pendapatan petani padi di Desa Siddo berada pada tingkat
yang menguntungkan, sehingga usaha ini dapat menjadi sumber penghidupan yang
layak berkelanjutan bagi Masyarakat, Usahatani padi di Desa Siddo dinyatakan
layak untuk diusahakan. Nilai R/C ratio yang lebih besar dari 1 menunjukkan
bahwa setiap rupiah biaya produksi yang dikeluarkan memberikan penerimaan
yang lebih besar, sehingga usaha ini secara finansial menguntungkan dan
berpotensi untuk terus dikembangkan, Faktor-faktor produksi luas lahan, jumlah
benih, pupuk, pestisida dan tenaga kerja terbukti berpengaruh signifikan terhadap
produktivitas usahatani padi. Petani yang mampu mengelola faktor-faktor tersebut
decara tepat dan efisien cenderung memperoleh hasil panen yang lebih tinggi. Oleh
karena itu, optimalisasi menggunakan faktor produksi menjadi kunci dalam
meningkatkan produktivitas dan keuntungan usahatani padi di Desa Siddo.
memegang peranan penting dalam kehidupan ekonomi Indonesia. Yaitu beras
sebagai makanan pokok sangat sulit digantikan oleh bahan pokok lainnya.
Diantaranya jagung, umbiumbian, sagu dan sumber karbohidrat lainnya. Sehingga
keberadaan beras menjadi prioritas utama masyarakat dalam memenuhi kebutuhan
asupan karbohidrat yang dapat mengenyangkan dan merupakan sumber karbohidrat
utama yang mudah diubah menjadi energi. Padi sebagai tanaman pangan
dikonsumsi kurang lebih 90% dari keseluruhan penduduk Indonesia untuk makanan
pokok sehari-hari. Padi (Oryza sativa L.) merupakan tanaman pangan yang sangat
penting di dunia setelah gandum dan jagung. Padi merupakan tanaman pangan yang
sangat penting karena beras masih digunakan sebagai makanan pokok bagi sebagian
besar penduduk dunia terutama Asia sampai sekarang. Beras merupakan komoditas
strategis di Indonesia karena beras mempunyai pengaruh yang besar terhadap
kestabilan ekonomi dan politik
Tujuan penelitian ini yaitu, (1) Mengidentifikasi jumlah produksi dan
menganalisis produktivitas usahatani padi (2) Menganalisis pendapatan usahatani
padi (3) Menganalisis kelayakan usahatani padi (4) Menganalisis faktor luas lahan,
benih, pupuk, dan pestisida tenaga kerja yang mempengaruhi produktivitas
usahatani Padi. Penelitian ini dilakasanakan di Desa Siddo, Kecamatan Soppeng
Riaja, Kabupaten Barru. Sampel pada penelitian ini berjumlah 92 responden.
Metode analisis data yang digunakan adalah Analisis Deskriptif, Analisis
Pendapatan, Analisis Kelayakan, Analisis Regresi.
Hasil penelitian menunjukkan Usahatani di Desa Siddo menghasilkan
produksi dan produktivitas yang bervariasi antar petani, dengan rata-rata yang
masih dapat ditingkatkan melalui penerapan teknologi budidaya dan pengelolaan
input yang lebih efektif, Pendapatan petani padi di Desa Siddo berada pada tingkat
yang menguntungkan, sehingga usaha ini dapat menjadi sumber penghidupan yang
layak berkelanjutan bagi Masyarakat, Usahatani padi di Desa Siddo dinyatakan
layak untuk diusahakan. Nilai R/C ratio yang lebih besar dari 1 menunjukkan
bahwa setiap rupiah biaya produksi yang dikeluarkan memberikan penerimaan
yang lebih besar, sehingga usaha ini secara finansial menguntungkan dan
berpotensi untuk terus dikembangkan, Faktor-faktor produksi luas lahan, jumlah
benih, pupuk, pestisida dan tenaga kerja terbukti berpengaruh signifikan terhadap
produktivitas usahatani padi. Petani yang mampu mengelola faktor-faktor tersebut
decara tepat dan efisien cenderung memperoleh hasil panen yang lebih tinggi. Oleh
karena itu, optimalisasi menggunakan faktor produksi menjadi kunci dalam
meningkatkan produktivitas dan keuntungan usahatani padi di Desa Siddo.
Kata Kunci
Usahatani, Produktivitas, Kelayakan Usahatani
