Persepsi dan Respon Pelaku Usaha Warung Makan Terhadap Kewajiban Sertifikasi Halal Di Kabupaten Pangkep
Abstrak
Kesehariannya manusia memiliki kebutuhan yang harus dipenuhi, maka
dari itu bekerja adalah tuntutan bagi manusia, salah satunya adalah membuka usaha
di
bidang kuliner. Bagi konsumen Muslim, makanan dan minuman halal berarti
bahwa produk tersebut telah memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh hukum
Syariah. Kehalalan makanan yang dikonsumsi oleh konsumen menjadi kebutuhan
wajib bagi umat muslim.
Penelititan ini bertujuan untuk: (1) mengetahui jenis-jenis warung makan di
Kabupaten Pangkep. (2) Mengetahui prosedur pengurusan sertifikasi halal. (3)
Mengetahui penerapan kewajiban sertifikasi halal. (4) menganalisis persepsi pelaku
usaha warung makan (5) Menganalisis respon kongitif, respon afektif dan respon
konatif pelaku usaha warung makan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan pendekatan
kuantitatif deskriptif, dengan jumlah responden sebanyak 59 orang pelaku usaha.
Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, kuesioner dan
dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis skala likert.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) persepsi pelaku usaha, baik
internal maupun eksternal, cenderung berada pada kategori netral karena minimnya
sosialisasi dan pemahaman menyeluruh mengenai manfaat sertifikasi halal. (2)
espon kognitif, afektif, dan konatif sebagian besar berada pada kategori kurang
setuju akibat keterbatasan informasi, biaya, serta pendampingan.
dari itu bekerja adalah tuntutan bagi manusia, salah satunya adalah membuka usaha
di
bidang kuliner. Bagi konsumen Muslim, makanan dan minuman halal berarti
bahwa produk tersebut telah memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh hukum
Syariah. Kehalalan makanan yang dikonsumsi oleh konsumen menjadi kebutuhan
wajib bagi umat muslim.
Penelititan ini bertujuan untuk: (1) mengetahui jenis-jenis warung makan di
Kabupaten Pangkep. (2) Mengetahui prosedur pengurusan sertifikasi halal. (3)
Mengetahui penerapan kewajiban sertifikasi halal. (4) menganalisis persepsi pelaku
usaha warung makan (5) Menganalisis respon kongitif, respon afektif dan respon
konatif pelaku usaha warung makan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan pendekatan
kuantitatif deskriptif, dengan jumlah responden sebanyak 59 orang pelaku usaha.
Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, kuesioner dan
dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis skala likert.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) persepsi pelaku usaha, baik
internal maupun eksternal, cenderung berada pada kategori netral karena minimnya
sosialisasi dan pemahaman menyeluruh mengenai manfaat sertifikasi halal. (2)
espon kognitif, afektif, dan konatif sebagian besar berada pada kategori kurang
setuju akibat keterbatasan informasi, biaya, serta pendampingan.
Kata Kunci
Sertifikasi Halal, Persepsi, Respon, Warung Makan, Kabupaten Pangkep
