Skripsi/Tesis

MANAJEMEN JALAN NAPAS DENGAN ACTIVE CYCLE OF BREATHING TECHNIQUE TERHADAP PENINGKATAN SATURASI OKSIGEN PASIEN ASMA BRONKHIAL DI IGD RS IBNU SINA

Abstrak

Latar Belakang : Asma bronkial merupakan penyakit inflamasi kronik saluran napas yang menyebabkan
obstruksi jalan napas dan penurunan saturasi oksigen, terutama saat serangan akut. Terapi oksigen
berperan penting untuk mempertahankan saturasi dalam rentang 95–98%. Salah satu intervensi
keperawatan untuk manajemen jalan napas pada pasien asma bronkhial adalah teknik Active Cycle Of
Breathing Technique (ACBT).
Tujuan: Teknik ini bertujuan untuk mengurangi sesak napas secara signifikan, kemudian pengembangan
rongga dada, pengeluaran sputum, pola napas membaik, dan meningkatkan kapasitas fungsional paru-
paru pada pasien.Metode: penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan studi kasus.
Penelitian ini dilakukan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Ibnu Sina, dengan subjek satu orang
pasien.Hasil: Pasien, seorang perempuan berusia 52 tahun, awalnya datang dengan keluhan sesak
napas, nyeri dada, batuk berdahak, frekuensi napas 27 kali/menit, dan saturasi oksigen 91%. Setelah tiga
sesi ACBT, frekuensi napas menurun menjadi 22 kali/menit, saturasi oksigen 96%, dan tanda-tanda klinis
sesak napas berkurang. penelitian menunjukkan bahwa teknik ini efektif dalam mengurangi sesak napas,
yang ditandai dengan peningkatan saturasi oksigen dan pola napas membaik, seperti klien yang tidak lagi
menunjukkan tanda-tanda sesak napas.Kesimpulan: penelitian ini adalah bahwa teknik Active Cycle Of
Breathing Technique (ACBT) terbukti efektif sebagai metode non-farmakologi dalam menurunkan sesak
napas pada pasien asma bronchial, manfaat yang ditawarkan, terapi ini dapat direkomendasikan sebagai
bagian dari pendekatan holistik dalam manajemen jalan napas pada pasien asma bronkhial, terutama bagi
mereka yang ingin melengkapi penggunaan terapi farmakologis.

Background: Bronchial asthma is a chronic inflammatory airway disease that leads to obstruction and
decreased oxygen saturation, particularly during acute exacerbations. Oxygen therapy is essential to
maintain optimal oxygen saturation. The Active Cycle of Breathing Technique (ACBT) is one of the nursing
interventions used to support airway management. Objective: To evaluate the effectiveness of ACBT in
reducing dyspnea and improving oxygen saturation in patients with bronchial asthma. Method: A
descriptive case study was conducted in the Emergency Department of Ibnu Sina Hospital involving a 52-
year-old female patient diagnosed with bronchial asthma. Results: The patient initially presented with
dyspnea, chest pain, productive cough, respiratory rate of 27 breaths/min, and oxygen saturation of 91%.
After three sessions of ACBT, respiratory rate decreased to 22 breaths/min, oxygen saturation improved
to 96%, and clinical signs of dyspnea were reduced. Conclusion: ACBT proved to be an effective non-
pharmacological intervention in reducing dyspnea and improving oxygenation in patients with bronchial
asthma. This technique may be recommended as part of a holistic approach to airway management,
complementing pharmacological therapy.

Kata Kunci

Asma bronkial , Active Cycle of Breathing Technique, saturasi oksigen. Bronchial asthma, Active Cycle of Breathing Technique, oxygen saturation.

Dokumen

sampul-1.pdf
application/pdf · 150 KB
Lihat dokumen →
lembar pengesahan-1.pdf
application/pdf · 199 KB
Lihat dokumen →
DAFTAR ISI a.pdf
application/pdf · 62 KB
Lihat dokumen →
ABSTRAK.pdf
application/pdf · 173 KB
Lihat dokumen →
BAB I-1.pdf
application/pdf · 98 KB
Lihat dokumen →
BAB IV-1.pdf
application/pdf · 120 KB
Lihat dokumen →
DAFTAR PUSTAKA-1.pdf
application/pdf · 95 KB
Lihat dokumen →
indexcodes.txt
text/plain · 0 KB
Lihat dokumen →
indexcodes.txt
text/plain · 1 KB
Lihat dokumen →
indexcodes.txt
text/plain · 2 KB
Lihat dokumen →
indexcodes.txt
text/plain · 3 KB
Lihat dokumen →
indexcodes.txt
text/plain · 3 KB
Lihat dokumen →
indexcodes.txt
text/plain · 3 KB
Lihat dokumen →

Lihat di Repository Asli