FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN SIKLUS MENSTRUSI PADA MAHASISWI FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA TAHUN 2025
Abstrak
Kesehatan merupakan aspek vital dalam kehidupan manusia, dan
pencapaian kondisi sehat memerlukan asupan gizi yang seimbang. Saat
ini, tren meningkatnya konsumsi (fast food) menjadi isu yang berdampak
buruk terhadap kesehatan, termasuk pada siklus menstruasi. Gaya hidup
modern telah memengaruhi perubahan dalam pola makan dan tingkat
aktivitas fisik, yang secara langsung dapat berpengaruh pada fungsi
reproduksi, terutama di kalangan remaja dan mahasiswi. Berdasarkan
hasil observasi awal terhadap 10 mahasiswi fakultas kesehatan
masyarakat universitas muslim indonesia melalui penyebaran kuesioner,
diketahui bahwa 8 orang di antaranya mengalami siklus menstruasi tidak
normal dan memiliki kebiasaan mengonsumsi fast food. Oleh karena itu,
penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berbagai faktor yang
berhubungan dengan siklus menstruasi pada mahasiswi di fakultas
kesehatan masyarakat universitas muslim indonesia.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif
dengan desain penelitian cross sectional.. Sampel yang digunakan
berjumlah 120 mahasiswi dari total populasi sebanyak 171 orang, dengan
pemilihan sampel dilakukan secara acak dengan menggunakan teknik
random sampling.
Hasil analisis chi-square menunjukkan adanya hubungan signifikan
antara frekuensi konsumsi fast food dengan siklus menstruasi (nilai p =
0,004). Selain itu, terdapat pula hubungan yang signifikan antara tingkat
stres dengan siklus menstruasi (nilai p = 0,002). Namun, tidak ditemukan
hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dengan siklus menstruasi (p
= 0,876).
Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat memiliki hubungan
ix
yang secara statistik signifikan antara frekuensi mengonsumsi fast food
serta tingkat stres dengan siklus menstruasi pada mahasiswi fakultas
kesehatan masyarakat universitas muslim indonesia. Namun demikian,
tidak ditemukan adanya hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik
dengan siklus menstruasi pada mahasiswi fakultas kesehatan masyarakat
universitas muslim indonesia.
Diharapkan pihak fakultas dapat memberikan edukasi secara
berkala mengenai pentingnya pola makan yang seimbang dan strategi
pengelolaan stres, sebagai upaya promotif dan preventif untuk
mengurangi risiko pada siklus menstruasi.
pencapaian kondisi sehat memerlukan asupan gizi yang seimbang. Saat
ini, tren meningkatnya konsumsi (fast food) menjadi isu yang berdampak
buruk terhadap kesehatan, termasuk pada siklus menstruasi. Gaya hidup
modern telah memengaruhi perubahan dalam pola makan dan tingkat
aktivitas fisik, yang secara langsung dapat berpengaruh pada fungsi
reproduksi, terutama di kalangan remaja dan mahasiswi. Berdasarkan
hasil observasi awal terhadap 10 mahasiswi fakultas kesehatan
masyarakat universitas muslim indonesia melalui penyebaran kuesioner,
diketahui bahwa 8 orang di antaranya mengalami siklus menstruasi tidak
normal dan memiliki kebiasaan mengonsumsi fast food. Oleh karena itu,
penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berbagai faktor yang
berhubungan dengan siklus menstruasi pada mahasiswi di fakultas
kesehatan masyarakat universitas muslim indonesia.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif
dengan desain penelitian cross sectional.. Sampel yang digunakan
berjumlah 120 mahasiswi dari total populasi sebanyak 171 orang, dengan
pemilihan sampel dilakukan secara acak dengan menggunakan teknik
random sampling.
Hasil analisis chi-square menunjukkan adanya hubungan signifikan
antara frekuensi konsumsi fast food dengan siklus menstruasi (nilai p =
0,004). Selain itu, terdapat pula hubungan yang signifikan antara tingkat
stres dengan siklus menstruasi (nilai p = 0,002). Namun, tidak ditemukan
hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dengan siklus menstruasi (p
= 0,876).
Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat memiliki hubungan
ix
yang secara statistik signifikan antara frekuensi mengonsumsi fast food
serta tingkat stres dengan siklus menstruasi pada mahasiswi fakultas
kesehatan masyarakat universitas muslim indonesia. Namun demikian,
tidak ditemukan adanya hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik
dengan siklus menstruasi pada mahasiswi fakultas kesehatan masyarakat
universitas muslim indonesia.
Diharapkan pihak fakultas dapat memberikan edukasi secara
berkala mengenai pentingnya pola makan yang seimbang dan strategi
pengelolaan stres, sebagai upaya promotif dan preventif untuk
mengurangi risiko pada siklus menstruasi.
Kata Kunci
Siklus Menstruasi, Frekuensi konsumsi fast food, Stres, Aktivitas Fisik
