PENERAPAN DIET 3J UNTUK MENGATASI KETIDAKSTABILAN KADAR GLUKOSA DARAH PADA PASIEN DM TYPE 2 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PAMPANG KOTA MAKASSAR
Abstrak
Diabetes melitus (DM) merupakan suatu sindrom yang
berkaitan dengan gangguan metabolisme, yang ditandai dengan kadar
gula darah yang tinggi akibat kurangnya produksi insulin,
penurunan efektivitas insulin, atau kombinasi dari keduanya. Upaya
pengobatan, baik di rumah sakit maupun di rumah,
tidak akan membuahkan hasil jika tidak didukung oleh keluarga. Diabetes
Mellitus (DM) adalah salah satu penyakit yang jumlahnya semakin
meningkat di seluruh dunia, baik di negara maju maupun negara
berkembang, sehingga bisa disimpulkan bahwa DM telah menjadi masalah
kesehatan dan tantangan global bagi masyarakat.
Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan diet 3j untuk
mengatasi ketidakstabilan kadar glukosa darah pada pasien diabetes
melitus type 2 di wilayah kerja puskesmas pampang makassar.
Metode penelititan: yaitu analisis situasi dengan metode asuhan
keperawatan terhadap pasien yang menderita diabetes melitus tipe 2 yang
mencakup pengkajian, penentuan diagnosa keperawatan, tindakan yang
dilakukan (intervensi), pelaksanaan (implementasi), dan penilaian
(evaluasi).
Hasil: Penerapan diet 3j pada pasien diabetes melitus yang dilakukan
penulis mampu menurunkan kadar gula darah pada pasien Tn. A yang
awalnya 390 mg/dl turun menjadi 123 mg/dl. Dan bagi penderita DM mampu
menerapkan diet 3j dengan lebih rutin agar tidak lagi mengalami
peningkatan kadar gula darah.
Kesimpulan: Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh peneliti selama 2
kali kunjungan dirumah pasien maka dapat disimpulkan sebagai berikut: Tn.
iv
A didapatkan data pengkajian kurangnya pengetahuan pasien tentang
makanan apa saja yang tidak disarankan bagi penderita diabetes mellitus.
Diabetes mellitus (DM) is a syndrome associated with
metabolic disorders characterized by high blood sugar levels due to
insufficient insulin production, decreased insulin effectiveness, or a
combination of both. Treatment efforts, whether in the hospital or at home,
will be ineffective without family support. Diabetes mellitus (DM) is a disease
whose prevalence is increasing worldwide, in both developed and
developing countries. Therefore, it can be concluded that DM has become
a health problem and a global challenge for society.
Objective: This study aims to evaluate the application of the 3H diet to
overcome unstable blood glucose levels in type 2 diabetes mellitus patients
in the Pampang Makassar Community Health Center work area.
Research method: namely situation analysis using nursing care methods
for patients suffering from type 2 diabetes mellitus which includes
assessment, determination of nursing diagnoses, actions taken
(interventions), implementation, and evaluation.
Results: The author's application of the 3-hour diet to diabetes mellitus
patients was able to reduce blood sugar levels in Mr. A, from 390 mg/dl to
123 mg/dl. DM patients were able to implement the 3-hour diet more
regularly so that they no longer experienced increased blood sugar levels.
v
Conclusion: Based on research conducted by researchers during 2 visits
to the patient's home, the following conclusions can be drawn: Mr. A
obtained data from the assessment of the patient's lack of knowledge about
what foods are not recommended for diabetes mellitus sufferers.
berkaitan dengan gangguan metabolisme, yang ditandai dengan kadar
gula darah yang tinggi akibat kurangnya produksi insulin,
penurunan efektivitas insulin, atau kombinasi dari keduanya. Upaya
pengobatan, baik di rumah sakit maupun di rumah,
tidak akan membuahkan hasil jika tidak didukung oleh keluarga. Diabetes
Mellitus (DM) adalah salah satu penyakit yang jumlahnya semakin
meningkat di seluruh dunia, baik di negara maju maupun negara
berkembang, sehingga bisa disimpulkan bahwa DM telah menjadi masalah
kesehatan dan tantangan global bagi masyarakat.
Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan diet 3j untuk
mengatasi ketidakstabilan kadar glukosa darah pada pasien diabetes
melitus type 2 di wilayah kerja puskesmas pampang makassar.
Metode penelititan: yaitu analisis situasi dengan metode asuhan
keperawatan terhadap pasien yang menderita diabetes melitus tipe 2 yang
mencakup pengkajian, penentuan diagnosa keperawatan, tindakan yang
dilakukan (intervensi), pelaksanaan (implementasi), dan penilaian
(evaluasi).
Hasil: Penerapan diet 3j pada pasien diabetes melitus yang dilakukan
penulis mampu menurunkan kadar gula darah pada pasien Tn. A yang
awalnya 390 mg/dl turun menjadi 123 mg/dl. Dan bagi penderita DM mampu
menerapkan diet 3j dengan lebih rutin agar tidak lagi mengalami
peningkatan kadar gula darah.
Kesimpulan: Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh peneliti selama 2
kali kunjungan dirumah pasien maka dapat disimpulkan sebagai berikut: Tn.
iv
A didapatkan data pengkajian kurangnya pengetahuan pasien tentang
makanan apa saja yang tidak disarankan bagi penderita diabetes mellitus.
Diabetes mellitus (DM) is a syndrome associated with
metabolic disorders characterized by high blood sugar levels due to
insufficient insulin production, decreased insulin effectiveness, or a
combination of both. Treatment efforts, whether in the hospital or at home,
will be ineffective without family support. Diabetes mellitus (DM) is a disease
whose prevalence is increasing worldwide, in both developed and
developing countries. Therefore, it can be concluded that DM has become
a health problem and a global challenge for society.
Objective: This study aims to evaluate the application of the 3H diet to
overcome unstable blood glucose levels in type 2 diabetes mellitus patients
in the Pampang Makassar Community Health Center work area.
Research method: namely situation analysis using nursing care methods
for patients suffering from type 2 diabetes mellitus which includes
assessment, determination of nursing diagnoses, actions taken
(interventions), implementation, and evaluation.
Results: The author's application of the 3-hour diet to diabetes mellitus
patients was able to reduce blood sugar levels in Mr. A, from 390 mg/dl to
123 mg/dl. DM patients were able to implement the 3-hour diet more
regularly so that they no longer experienced increased blood sugar levels.
v
Conclusion: Based on research conducted by researchers during 2 visits
to the patient's home, the following conclusions can be drawn: Mr. A
obtained data from the assessment of the patient's lack of knowledge about
what foods are not recommended for diabetes mellitus sufferers.
Kata Kunci
Diet 3J, Diabetes Mellitus, Gula Darah 3J Diet, Diabetes Mellitus, Blood Sugar
