PENGARUH SELF MANAGEMENT EDUCATION (SME) TERHADAP KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PENDERITA HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PAMPANG
Abstrak
Hipertensi sering disebut sebagai "pembunuh diam-diam" karena tidak
menunjukkan gejala dan merupakan salah satu penyebab utama kematian dini di
dunia. Kepatuhan pasien dalam mengonsumsi obat antihipertensi masih menjadi
tantangan dalam pengelolaan penyakit ini. Salah satu pendekatan edukatif yang
dinilai efektif untuk meningkatkan kepatuhan adalah Self Management Education
(SME). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh SME terhadap
kepatuhan minum obat pada penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas
Pampang.
Desain penelitian ini yang digunakan adalah Quasi-Eksperimental dengan
rancangan pre-test post-test control group. Sampel berjumlah 100 responden yang
dibagi dalam dua kelompok: Kelompok intervensi diberikan edukasi berbasis
video, sedangkan kelompok kontrol diberikan edukasi berbasis poster, masing-
masing 50 responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner
MMAS-8. Analisa data yang digunkan uji Wilcoxon dan uji Mann-Whitney.
Hasil uji Wilcoxon pada kelompok edukasi berbasis video menunjukkan
peningkatan kepatuhan signifikan antara pre-test dan post-test (ρ = 0,000),
sedangkan pada kelompok edukasi berbasis poster tidak ditemukan peningkatan
signifikan (ρ = 0,063). Hasil uji Mann-Whitney menunjukkan perbedaan signifikan
antara kedua kelompok (ρ = 0,000).
Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh Self Management
Education (SME) terhadap kepatuhan minum obat pada penderita hipertensi. Oleh
karena itu, intervensi edukatif berbasis video ini efektif diterapkan dalam upaya
promotif dan preventif pelayanan kesehatan primer.
menunjukkan gejala dan merupakan salah satu penyebab utama kematian dini di
dunia. Kepatuhan pasien dalam mengonsumsi obat antihipertensi masih menjadi
tantangan dalam pengelolaan penyakit ini. Salah satu pendekatan edukatif yang
dinilai efektif untuk meningkatkan kepatuhan adalah Self Management Education
(SME). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh SME terhadap
kepatuhan minum obat pada penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas
Pampang.
Desain penelitian ini yang digunakan adalah Quasi-Eksperimental dengan
rancangan pre-test post-test control group. Sampel berjumlah 100 responden yang
dibagi dalam dua kelompok: Kelompok intervensi diberikan edukasi berbasis
video, sedangkan kelompok kontrol diberikan edukasi berbasis poster, masing-
masing 50 responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner
MMAS-8. Analisa data yang digunkan uji Wilcoxon dan uji Mann-Whitney.
Hasil uji Wilcoxon pada kelompok edukasi berbasis video menunjukkan
peningkatan kepatuhan signifikan antara pre-test dan post-test (ρ = 0,000),
sedangkan pada kelompok edukasi berbasis poster tidak ditemukan peningkatan
signifikan (ρ = 0,063). Hasil uji Mann-Whitney menunjukkan perbedaan signifikan
antara kedua kelompok (ρ = 0,000).
Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh Self Management
Education (SME) terhadap kepatuhan minum obat pada penderita hipertensi. Oleh
karena itu, intervensi edukatif berbasis video ini efektif diterapkan dalam upaya
promotif dan preventif pelayanan kesehatan primer.
Kata Kunci
Hipertensi, Kepatuhan Minum Obat, Poster, Self Management Education, Video
