Perbandingan Produksi yang Mempengaruhi Produksi Usahatani Padi Desa Kaluppini,Kecamatan Enrekang, Kabupaten Enrekang
Abstrak
Indonesia merupakan negara agraris yang bergerak dibidang pertanian dan kebanyakan masyarakatnya bekerja sebagai petani. karna ini dilatar belakangi dari letak geografis Indonesia yang berada didaerah tropis sehingga memiliki iklim yang sesuai untuk mengembangkan potensi pertanian. Pendayagunaan sumberdaya pertanian menjadi kunci dalam meningkatkan produktivitas pertanian sehingga sumberdaya yang terbatas itu harus dialokasikan seefisien mungkin. Sumberdaya pertanian yang terdiri dari lahan, tenaga kerja, air dan unsur-unsur lainnya yang terkandung didalamnya merupakan sumberdaya yang utama untuk kelangsungan hidup manusia. Pengelolaan yang tidak bijaksana akan berakibat menurunnya kualitas sumber daya itu sendiri yang akhirnya berpengaruh terhadap produktivitas pertanian. Sektor pertanian sangat penting peranannya sebagai sumber pendapatan yang utama bagi masyarakat petani, umumnya para petani memproduksi hasil pertanian untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-harinya Pupuk organik adalah pupuk yang sebagian besar atau seluruhnya terdiri dari bahan organik yang berasal dari bagian tanaman dan atau hewan yang telah melalui proses dekomposisi, dapat berbentuk padat atau cair yang dapat berfungsi sebagai pupuk dan dapat digunakan untuk memperbaiki sifat fisik, sifat kimia dan biologi tanah pertanian. Kelebihan pupuk organik dibanding pupuk anorganik adalah menyehatkan lingkungan, penggunaan pupuk organik tidak meninggalkan residu pada tanaman sehingga aman untuk dikonsumsi,revitalisasi produktivitas tanah, penggunaan pupuk organik sangat membantu memperbaiki struktur tanah sehingga tanah menjadi lebih gembur/subur, ringan dan mudah diolah serta menekan biaya usaha tani, penggunaan pupuk organik dapat mereduksi jumlah penggunaan pupuk anorganik.
Tujuan penelitian ini yaitu .(1) Megindetifikasi Jumlah produksi penerima bantuan pupuk organik subsidi dan Non-Subsidi (2). Menganalisis Pendapatan Usahatani Pada Penerima bantuan Pupuk Organik Subsidi- dan Non- Subsidi (3) Menanalisis Kelayakan Usahatani Padi Penerima bantuan Pupuk Organik Subsidi dan Non- Subsidi. Penelitian ini di laksanakan di Desa Kaluppini,Kecamatan Enrekang,Kabupaten Enrekang Sampel Pada penelitian ini Berjumlah 100 responden. Metode Analisis data yang di gunakan adalah Analisi Deskriptif, Analisis Pendapatan, Analisis Kelayakan.
Hasil Penelitian ini bertujuan bahwa (1).Produksi usahatani padi pada petani penerima pupuk organik subsidi lebih tinggi dibandingkan petani-Non Subsidi,(2).Pendapatan petani penerima pupuk organik subsidi juga lebih besar dibandingkan petani Non-Subsidi karna adanya penerimaan biaya produksi khususnya pada biaya pupuk.(3). Berdasarkan analisis R/C ratio,kedua kelompok usahatani tergolong layak diusahakan (R/C>1),namun kelayakan pada petani penerima subsidi lebih tinggi.Secara umum,bantuan pupuk organik subsidi berpengaruh positif terhadap peningkatan produksi dan pendapatan petani padi di Desa Kaluppini.program subsidi pupuk organik perlu organik perlu terus ditingkatkan efektivitas distribusi dan pengawasannya agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh petani
Tujuan penelitian ini yaitu .(1) Megindetifikasi Jumlah produksi penerima bantuan pupuk organik subsidi dan Non-Subsidi (2). Menganalisis Pendapatan Usahatani Pada Penerima bantuan Pupuk Organik Subsidi- dan Non- Subsidi (3) Menanalisis Kelayakan Usahatani Padi Penerima bantuan Pupuk Organik Subsidi dan Non- Subsidi. Penelitian ini di laksanakan di Desa Kaluppini,Kecamatan Enrekang,Kabupaten Enrekang Sampel Pada penelitian ini Berjumlah 100 responden. Metode Analisis data yang di gunakan adalah Analisi Deskriptif, Analisis Pendapatan, Analisis Kelayakan.
Hasil Penelitian ini bertujuan bahwa (1).Produksi usahatani padi pada petani penerima pupuk organik subsidi lebih tinggi dibandingkan petani-Non Subsidi,(2).Pendapatan petani penerima pupuk organik subsidi juga lebih besar dibandingkan petani Non-Subsidi karna adanya penerimaan biaya produksi khususnya pada biaya pupuk.(3). Berdasarkan analisis R/C ratio,kedua kelompok usahatani tergolong layak diusahakan (R/C>1),namun kelayakan pada petani penerima subsidi lebih tinggi.Secara umum,bantuan pupuk organik subsidi berpengaruh positif terhadap peningkatan produksi dan pendapatan petani padi di Desa Kaluppini.program subsidi pupuk organik perlu organik perlu terus ditingkatkan efektivitas distribusi dan pengawasannya agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh petani
Kata Kunci
Produksi,Pendapatan,Usahatani Padi
