Lainnya

Analisis Kelayakan Ekonomi Usahatani Komoditi Nilam (Pogostemon Cablin) di Kecamatan Tapalang Kabupaten Mamuju

Abstrak

Nilam (Pogostemon cablin) merupakan tanaman perkebunan penghasil minyak atsiri yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan banyak dibudidayakan oleh petani. Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, memiliki kondisi lingkungan yang mendukung pengembangan usahatani nilam. Namun informasi mengenai kelayakan ekonomi usahatani nilam di wilayah ini masih terbatas. Oleh karena itu, kajian kelayakan ekonomi menjadi penting sebagai dasar pengembangan usahatani nilam yang berkelanjutan serta peningkatan pendapatan petani dan perekonomian daerah.
Tujuan penelitian ini (1) Mendeskripsikan proses produksi usahatani tanaman nilam di Kecamatan Tapalang Kabupaten Mamuju (2) Mendeskripsikan produksi dan menganalisis pendapatan usahatani tanaman nilam (3) Menganalisis kelayakan ekonomi usahatani tanaman nilam di Kecamatan Tapalang Kabupaten Mamuju. Populasi penelitian ini adalah semua petani nilam di Kecamatan Tapalang Kabupaten Mamuju yang berjumlah 310 orang penentuan jumlah sampel menggunakan rumus Slovin. diperoleh jumlah sampel 80 petani. Penentuan sampel menggunakan metode acak sederhana (simple random sampling method).
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Proses produksi usahatani nilam melalui beberapa tahap, yaitu, persiapan lahan, proses pembibitan secara vegetative, penanaman dilakukan pada awal musim hujan, pemeliharaan rutin, (penyulaman, penyiangan, pemupukan, pengairan), proses panen dan pasca panen dan proses penyulingan daun nilam. (2) Produksi minyak nilam rata-rata perpetani 40,16 liter (0,53 hektar) minyak nilam atau rata-rata perhektar 75,77 liter minyak nilam. Pendapatan usahatani nilam rata-rata perpetani (0,53 hektar) sebanyak Rp 18.470.126 atau rata-rata Ha Rp 34.865.088 ha . (3). Kelayakan ekonomi usahatani nilam di Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju menunjukkan bahwa rata-rata penerimaan usahatani nilam yang diperoleh petani sebesar Rp 48.192.000, dengan rata-rata biaya produksi sebesar Rp 29.558.462, sehingga diperoleh nilai R/C ratio sebesar 1,62 Ini menunjukkan bahwa usaha ini layak secara ekonomi dan menguntungkan, karena nilai R/C ratio > 1

Kata Kunci

Kelayakan Ekonomi, Usahatani Nilam, Pendapatan Usahatani

Dokumen

SAMPUL.pdf
application/pdf · 87 KB
Lihat dokumen →
HALAMAN PENGESAHAN.pdf
application/pdf · 98 KB
Lihat dokumen →
RINGKASAN.pdf
application/pdf · 130 KB
Lihat dokumen →
DAFTAR ISI.pdf
application/pdf · 87 KB
Lihat dokumen →
PENDAHULUAN.pdf
application/pdf · 121 KB
Lihat dokumen →
HASIL PENELITIAN.pdf
application/pdf · 245 KB
Lihat dokumen →
DAFTAR PUSTAKA.pdf
application/pdf · 142 KB
Lihat dokumen →
indexcodes.txt
text/plain · 0 KB
Lihat dokumen →
indexcodes.txt
text/plain · 1 KB
Lihat dokumen →
indexcodes.txt
text/plain · 1 KB
Lihat dokumen →
indexcodes.txt
text/plain · 3 KB
Lihat dokumen →
indexcodes.txt
text/plain · 5 KB
Lihat dokumen →
indexcodes.txt
text/plain · 4 KB
Lihat dokumen →

Lihat di Repository Asli