Lainnya

Optimalisasi Manajemen Rantai Pasok dan Efisiensi Pemasaran Produk Herbisida di Kota Makassar (Studi Kasus pada PT MAI Kantor Wilayah Makassar)

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen rantai pasok produk herbisida, menganalisis optimalisasi manajemen rantai pasok, serta menilai efisiensi pemasaran produk herbisida di PT. MAI Kantor Wilayah Makassar. Penelitian dilakukan pada bulan Mei sampai Juli 2025 di PT. MAI Kantor Wilayah Makassar yang berfungsi sebagai pusat distribusi produk herbisida untuk wilayah Sulawesi Selatan dan sekitarnya.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, serta penyebaran kuesioner kepada tujuh responden yang terlibat langsung dalam kegiatan rantai pasok perusahaan. Analisis manajemen rantai pasok menggunakan pendekatan SCOR (Supply Chain Operations Reference) yang meliputi lima dimensi yaitu planning, source, make, deliver, dan return. Optimalisasi rantai pasok dianalisis menggunakan indikator Economic Order Quantity (EOQ), Total Inventory Cost (TIC), Reorder Point (ROP), Inventory Turnover (IT), dan Service Level (SL). Sementara itu, efisiensi pemasaran dianalisis menggunakan perbandingan antara total biaya pemasaran dengan total nilai produk yang dijual.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen rantai pasok produk herbisida di PT. MAI Kantor Wilayah Makassar secara umum berada pada kategori optimal hingga sangat optimal. Dimensi perencanaan (planning) memperoleh nilai rata-rata tertinggi dengan kategori sangat optimal karena perusahaan mampu melakukan peramalan permintaan dan koordinasi antar divisi dengan baik. Dimensi pengadaan (source) juga berada pada kategori sangat optimal yang menunjukkan hubungan kerja yang baik dengan pemasok serta responsivitas pemasok terhadap perubahan permintaan. Dimensi persiapan distribusi (make) berada pada kategori optimal, meskipun masih terdapat beberapa hambatan pada proses penyiapan barang di gudang. Sementara itu, dimensi distribusi (deliver) dan pengembalian (return) menunjukkan kinerja yang cukup baik dalam mendukung kelancaran penyaluran produk kepada pelanggan.
Analisis optimalisasi persediaan menunjukkan bahwa penerapan metode EOQ, TIC, ROP,
Inventory Turnover, dan Service Level dapat membantu perusahaan dalam menentukan jumlah
pemesanan yang optimal, menekan biaya persediaan, serta menjaga ketersediaan produk agar tidak
terjadi kekurangan stok. Selain itu, hasil analisis efisiensi pemasaran menunjukkan bahwa sistem
pemasaran produk herbisida di PT. MAI Kantor Wilayah Makassar tergolong efisien, karena biaya
pemasaran yang dikeluarkan relatif kecil dibandingkan dengan nilai produk yang dijual.
Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan manajemen rantai pasok
yang baik dapat meningkatkan efisiensi distribusi dan pemasaran produk herbisida di PT. MAI
Kantor Wilayah Makassar. Namun demikian, perusahaan masih perlu melakukan perbaikan pada
aspek operasional gudang dan proses persiapan distribusi agar kinerja rantai pasok menjadi lebih
optimal.

Kata Kunci

Manajemen Rantai Pasok, Optimalisasi, EOQ, Efisiensi Pemasaran, Herbisida.

Dokumen

SAMPUL.pdf
application/pdf · 87 KB
Lihat dokumen →
HALAMAN PENGESAHAN.pdf
application/pdf · 282 KB
Lihat dokumen →
RINGKASAN.pdf
application/pdf · 128 KB
Lihat dokumen →
DAFTAR ISI.pdf
application/pdf · 215 KB
Lihat dokumen →
PENDAHULUAN.pdf
application/pdf · 315 KB
Lihat dokumen →
HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf
application/pdf · 377 KB
Lihat dokumen →
DAFTAR PUSTAKA.pdf
application/pdf · 95 KB
Lihat dokumen →
indexcodes.txt
text/plain · 0 KB
Lihat dokumen →
indexcodes.txt
text/plain · 2 KB
Lihat dokumen →
indexcodes.txt
text/plain · 1 KB
Lihat dokumen →
indexcodes.txt
text/plain · 3 KB
Lihat dokumen →
indexcodes.txt
text/plain · 5 KB
Lihat dokumen →
indexcodes.txt
text/plain · 3 KB
Lihat dokumen →

Lihat di Repository Asli