Strategi Pemasaran Wortel Di UD Yugi Sidrap Di Kecamatan Maritengngae Kabupaten Sidenreng Rappang
Abstrak
Komuditas wortel memiliki peluang yang besar dalam sektor hortikultura
sejalan dengan kebutuhan pasar, khususnya untuk komuditas wortel menjadi salah
satu produk unggulan dengan nilai perekonomian yang tingginya hasil budidaya
wortel yang ada di Indonesia. Provinsi Sulawesi Selatan menghasilkan beberapa
macam komuditi hortikultura berdasarkan pada data priode 2020-2024
menunjukkan tingkat fluktuasi yang signifikan, dengan puncak produksi di tahun
2022 mencapai 70.153 ton, namun mengalami penurunan drastis di tahun 2022
menjadi 30.986 ton. Pada 2023 kembali meningkat tipis. Model penelitian dengan
menggunakan bauran marketing mix yang dikenal sebagai pemasaran strategis,
yang mencakup produk, harga, tempat, promosi, sumber daya manusia, proses dan
bukti fisik. Strategi ini dapat mempengaruhi preferensi konsumen dalam menjaga
keberlangsungan usaha di tengah persaingan yang tinggi serta fluktuasi daya beli
masyarakat.
Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan pola distribusi wortel
dari pengepul di Kota Makassar ke UD Yugi di Sidrap, (2) menganalisis strategi
pemasaran wortel UD Yugi Sidrap. Kegiatan ini berpusat di UD Yugi Sidrap,
Kelurahan Pangkajene, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidenreng Rappang.
Kegiatan ini berlangsung pada bulan Agustus-Oktober 2025.
Hasil penelitian dalam bentuk tugas akhir non skripsi ini menujukkan bahwa, (1)
pola distribusi wortel dari pengepul Kota Makassar ke UD Yugi Sidrap dimana
dalam menerapkan sistem saluran distribusi pendek yang menghubungkan
pengepul Kota Makassar dengan unit usaha yang ada di Kabupaten Sidrap secara
efisien. Mekanisme yang dijalankan berbasis rekapitulasi pesanan konsumen untuk
pengambilan grosir yang bertujuan untuk meminimalisir penumpukan stok di toko.
UD Yugi Sidrap serta dilakukan pengelolahan internal yang meliputi atas
penyortiran cepat dan pengemasan sebelum disalurkan kembali kepada agen,
pedagang maupun pemilik usaha warung makan, maupun penyaluran penjualan
ecer. (2) Strategi pemasaran menggunakan bauran pemasaran 7P berfokus pada
difenensiasi produk dan efisiensi layanan. UD Yugi Sidrap menjaga kualitas wortel
dengan melakukan pengadaan harian yang bertujuan untuk menawarkan kesegaran
unit wortel. Penetapan harga bersifat adaptif terhadap fluktuasi pasar dengan
memberikan fleksibilitas akan kuantitas pembelian barang bagi para konsumen.
Secara operasional, lokasi strategis berada di daerah pemukiman yang terintegrasi
navigasi digital yang didukung oleh proses transaksi modern (tunai, transfer dan
QIRS) serla pelayanan SDM yang komunikatif. Seluruh rangkaian dari proses,
diawali dengan manajemen stok sampai dengan bukti fisik berupa transparansi
timbangan yang akurat, diarahkan untuk membangun kepercayaan bagi para
pelanggan serta memberikan kepercayaan pelanggan serta memberikan kemudahan
aksesbilitas dalam memenuhi kebutuhan pangan harian
sejalan dengan kebutuhan pasar, khususnya untuk komuditas wortel menjadi salah
satu produk unggulan dengan nilai perekonomian yang tingginya hasil budidaya
wortel yang ada di Indonesia. Provinsi Sulawesi Selatan menghasilkan beberapa
macam komuditi hortikultura berdasarkan pada data priode 2020-2024
menunjukkan tingkat fluktuasi yang signifikan, dengan puncak produksi di tahun
2022 mencapai 70.153 ton, namun mengalami penurunan drastis di tahun 2022
menjadi 30.986 ton. Pada 2023 kembali meningkat tipis. Model penelitian dengan
menggunakan bauran marketing mix yang dikenal sebagai pemasaran strategis,
yang mencakup produk, harga, tempat, promosi, sumber daya manusia, proses dan
bukti fisik. Strategi ini dapat mempengaruhi preferensi konsumen dalam menjaga
keberlangsungan usaha di tengah persaingan yang tinggi serta fluktuasi daya beli
masyarakat.
Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan pola distribusi wortel
dari pengepul di Kota Makassar ke UD Yugi di Sidrap, (2) menganalisis strategi
pemasaran wortel UD Yugi Sidrap. Kegiatan ini berpusat di UD Yugi Sidrap,
Kelurahan Pangkajene, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidenreng Rappang.
Kegiatan ini berlangsung pada bulan Agustus-Oktober 2025.
Hasil penelitian dalam bentuk tugas akhir non skripsi ini menujukkan bahwa, (1)
pola distribusi wortel dari pengepul Kota Makassar ke UD Yugi Sidrap dimana
dalam menerapkan sistem saluran distribusi pendek yang menghubungkan
pengepul Kota Makassar dengan unit usaha yang ada di Kabupaten Sidrap secara
efisien. Mekanisme yang dijalankan berbasis rekapitulasi pesanan konsumen untuk
pengambilan grosir yang bertujuan untuk meminimalisir penumpukan stok di toko.
UD Yugi Sidrap serta dilakukan pengelolahan internal yang meliputi atas
penyortiran cepat dan pengemasan sebelum disalurkan kembali kepada agen,
pedagang maupun pemilik usaha warung makan, maupun penyaluran penjualan
ecer. (2) Strategi pemasaran menggunakan bauran pemasaran 7P berfokus pada
difenensiasi produk dan efisiensi layanan. UD Yugi Sidrap menjaga kualitas wortel
dengan melakukan pengadaan harian yang bertujuan untuk menawarkan kesegaran
unit wortel. Penetapan harga bersifat adaptif terhadap fluktuasi pasar dengan
memberikan fleksibilitas akan kuantitas pembelian barang bagi para konsumen.
Secara operasional, lokasi strategis berada di daerah pemukiman yang terintegrasi
navigasi digital yang didukung oleh proses transaksi modern (tunai, transfer dan
QIRS) serla pelayanan SDM yang komunikatif. Seluruh rangkaian dari proses,
diawali dengan manajemen stok sampai dengan bukti fisik berupa transparansi
timbangan yang akurat, diarahkan untuk membangun kepercayaan bagi para
pelanggan serta memberikan kepercayaan pelanggan serta memberikan kemudahan
aksesbilitas dalam memenuhi kebutuhan pangan harian
Kata Kunci
Hortikultura, Wortel dan Bauran Pemasaran (7P)
