KAJIAN PENERAPAN K3 TERHADAP KINERJA PELAKSANAAN PROYEK BENDUNGAN AMERORO PAKET II
Abstrak
Pada Proyek Bendungan Ameroro Paket II, kebutuhan akan
implementasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja tidak
hanya ditentukan oleh peraturan hukum semata, tetapi juga oleh realitas
lapangan yang menunjukkan potensi risiko yang tinggi dalam operasional
konstruksi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai faktor
faktor dan faktor yang paling mempengaruhi dalam penerapan keselamatan
dan kesehatan kerja (K3) pada pelaksanaan proyek Bendungan Ameroro
Paket II. Metode penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah Regresi
Logistik Ordinal dimana pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan
dengan cara penyebaran kuesioner menggunakan skala likert. Setelah data
dari responden dikumpulkan maka selanjutnya dilakukan pengolahan data
tersebut dengan menggunakan aplikasi Statistical Program for Social
Science (SPSS) versi 20.
Dari Hasil penelitian ini secara keseluruhan, model regresi logistik
ordinal yang digunakan telah memenuhi kriteria statistik dan mampu
menjelaskan pengaruh variabel independen terhadap penerapan
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) secara signifikan meskipun masih
terdapat faktor lain di luar model yang turut memengaruhi penerapan K3.
Berdasarkan hasil analisis, faktor-faktor penerapan Keselamatan dan
Kesehatan Kerja (K3) berpengaruh sebesar 48,6% terhadap kinerja
pelaksanaan Proyek Bendungan Ameroro Paket II, sedangkan 51,4%
dipengaruhi oleh faktor lain di luar penerapan K3 dan berdasarkan hasil uji
Wald diketahui 1 (satu) variabel yang berpengaruh secara signifikan
terhadap Proyek Bendungan Ameroro Paket II dalam penerapan K3 adalah
X5 = Aturan dan Prosedur K3.
implementasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja tidak
hanya ditentukan oleh peraturan hukum semata, tetapi juga oleh realitas
lapangan yang menunjukkan potensi risiko yang tinggi dalam operasional
konstruksi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai faktor
faktor dan faktor yang paling mempengaruhi dalam penerapan keselamatan
dan kesehatan kerja (K3) pada pelaksanaan proyek Bendungan Ameroro
Paket II. Metode penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah Regresi
Logistik Ordinal dimana pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan
dengan cara penyebaran kuesioner menggunakan skala likert. Setelah data
dari responden dikumpulkan maka selanjutnya dilakukan pengolahan data
tersebut dengan menggunakan aplikasi Statistical Program for Social
Science (SPSS) versi 20.
Dari Hasil penelitian ini secara keseluruhan, model regresi logistik
ordinal yang digunakan telah memenuhi kriteria statistik dan mampu
menjelaskan pengaruh variabel independen terhadap penerapan
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) secara signifikan meskipun masih
terdapat faktor lain di luar model yang turut memengaruhi penerapan K3.
Berdasarkan hasil analisis, faktor-faktor penerapan Keselamatan dan
Kesehatan Kerja (K3) berpengaruh sebesar 48,6% terhadap kinerja
pelaksanaan Proyek Bendungan Ameroro Paket II, sedangkan 51,4%
dipengaruhi oleh faktor lain di luar penerapan K3 dan berdasarkan hasil uji
Wald diketahui 1 (satu) variabel yang berpengaruh secara signifikan
terhadap Proyek Bendungan Ameroro Paket II dalam penerapan K3 adalah
X5 = Aturan dan Prosedur K3.
Kata Kunci
Bendungan Ameroro Paket II, K3, Skala Likert, Regresi Logistik Ordinal, Social Science (SPSS) versi 20.
