Pengaruh Literasi Dan Inklusi Terhadap Pengelolaan Keuangan Pada UMKM Di Kota Makassar
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh Literasi Keuangan dan Inklusi
Keuangan terhadap Pengelolaan Keuangan pada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan
Menengah (UMKM) di Kota Makassar. Metode penelitian ini menggunakan
pendekatan kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui kuesioner yang
disebar kepada 40 responden pemilik dan karyawan UMKM di Kota Makassar.
Pengumpulan data dilakukan secara cermat untuk memastikan validitas dan
reliabilitas instrumen penelitian. Analisis data menggunakan regresi linier berganda
dengan bantuan software IBM SPSS 26. Proses analisis dilakukan secara sistematis,
meliputi uji asumsi klasik, pengujian hipotesis (Uji T dan Uji F), serta interpretasi
hasil analisis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, Literasi Keuangan
tidak berpengaruh signifikan terhadap Pengelolaan Keuangan UMKM. Hal ini
mengindikasikan bahwa tingkat pengetahuan keuangan yang dimiliki pelaku
UMKM belum secara langsung berdampak pada kualitas praktik pengelolaan
keuangan usaha jika berdiri sendiri tanpa dukungan faktor lain. Demikian pula
dengan Inklusi Keuangan yang tidak berpengaruh signifikan secara parsial terhadap
Pengelolaan Keuangan. Kemudahan akses terhadap layanan keuangan formal
belum secara otomatis meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan apabila tidak
disertai dengan kemampuan dan kebiasaan pengelolaan yang baik. Namun, secara
simultan (bersama-sama), Literasi Keuangan dan Inklusi Keuangan berpengaruh
signifikan terhadap Pengelolaan Keuangan UMKM di Kota Makassar. Temuan ini
menegaskan pentingnya sinergi antara pemahaman keuangan dan akses layanan
formal secara terintegrasi guna menciptakan pengelolaan keuangan UMKM yang
lebih efektif dan profesional.
Keuangan terhadap Pengelolaan Keuangan pada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan
Menengah (UMKM) di Kota Makassar. Metode penelitian ini menggunakan
pendekatan kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui kuesioner yang
disebar kepada 40 responden pemilik dan karyawan UMKM di Kota Makassar.
Pengumpulan data dilakukan secara cermat untuk memastikan validitas dan
reliabilitas instrumen penelitian. Analisis data menggunakan regresi linier berganda
dengan bantuan software IBM SPSS 26. Proses analisis dilakukan secara sistematis,
meliputi uji asumsi klasik, pengujian hipotesis (Uji T dan Uji F), serta interpretasi
hasil analisis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, Literasi Keuangan
tidak berpengaruh signifikan terhadap Pengelolaan Keuangan UMKM. Hal ini
mengindikasikan bahwa tingkat pengetahuan keuangan yang dimiliki pelaku
UMKM belum secara langsung berdampak pada kualitas praktik pengelolaan
keuangan usaha jika berdiri sendiri tanpa dukungan faktor lain. Demikian pula
dengan Inklusi Keuangan yang tidak berpengaruh signifikan secara parsial terhadap
Pengelolaan Keuangan. Kemudahan akses terhadap layanan keuangan formal
belum secara otomatis meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan apabila tidak
disertai dengan kemampuan dan kebiasaan pengelolaan yang baik. Namun, secara
simultan (bersama-sama), Literasi Keuangan dan Inklusi Keuangan berpengaruh
signifikan terhadap Pengelolaan Keuangan UMKM di Kota Makassar. Temuan ini
menegaskan pentingnya sinergi antara pemahaman keuangan dan akses layanan
formal secara terintegrasi guna menciptakan pengelolaan keuangan UMKM yang
lebih efektif dan profesional.
Kata Kunci
Literasi Keuangan, Inklusi Keuangan, Pengelolaan Keuangan, UMKM
