Pengaruh Persepsi Mahasiswa Tentang Green Accounting dan Skeptisisme Terhadap Kesiapan Memverifikasi Klaim Greenwashing (Studi pada Mahasiswa Akuntansi di Kota Makassar)
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi mahasiswa
tentang green accounting dan skeptisisme terhadap kesiapan memverifikasi klaim
greenwashing. Lokasi penelitian mencakup Perguruan Tinggi yang memiliki
Program Studi Akuntansi di Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, dengan
periode penelitian yang dilaksanakan pada Desember 2025 hingga Januari 2026.
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Program Studi
Akuntansi pada perguruan tinggi di Kota Makassar yang berjumlah 4.226
mahasiswa. Pemilihan sampel dilakukan menggunakan rumus Slovin dengan
tingkat error 10%, sehingga diperoleh sampel sebanyak 100 mahasiswa. Penelitian
ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer yang diperoleh
melalui penyebaran kuesioner. Metode statistik yang digunakan untuk menguji
hipotesis adalah analisis regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak
SPSS 27.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Persepsi mahasiswa tentang green
accounting berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan memverifikasi
klaim greenwashing. 2) Skeptisisme berpengaruh positif dan signifikan terhadap
kesiapan memverifikasi klaim greenwashing. Secara simultan, kedua variabel
independen tersebut mampu menjelaskan variasi kesiapan memverifikasi klaim
greenwashing sebesar 63%, sementara sisanya sebesar 37% dipengaruhi oleh
faktor lain di luar model penelitian ini. Temuan ini mengindikasikan bahwa
penguatan literasi akuntansi lingkungan dan pengasahan sikap kritis (skeptisisme)
menjadi faktor kunci bagi calon akuntan dalam memitigasi praktik manipulasi
informasi lingkungan.
tentang green accounting dan skeptisisme terhadap kesiapan memverifikasi klaim
greenwashing. Lokasi penelitian mencakup Perguruan Tinggi yang memiliki
Program Studi Akuntansi di Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, dengan
periode penelitian yang dilaksanakan pada Desember 2025 hingga Januari 2026.
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Program Studi
Akuntansi pada perguruan tinggi di Kota Makassar yang berjumlah 4.226
mahasiswa. Pemilihan sampel dilakukan menggunakan rumus Slovin dengan
tingkat error 10%, sehingga diperoleh sampel sebanyak 100 mahasiswa. Penelitian
ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer yang diperoleh
melalui penyebaran kuesioner. Metode statistik yang digunakan untuk menguji
hipotesis adalah analisis regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak
SPSS 27.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Persepsi mahasiswa tentang green
accounting berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan memverifikasi
klaim greenwashing. 2) Skeptisisme berpengaruh positif dan signifikan terhadap
kesiapan memverifikasi klaim greenwashing. Secara simultan, kedua variabel
independen tersebut mampu menjelaskan variasi kesiapan memverifikasi klaim
greenwashing sebesar 63%, sementara sisanya sebesar 37% dipengaruhi oleh
faktor lain di luar model penelitian ini. Temuan ini mengindikasikan bahwa
penguatan literasi akuntansi lingkungan dan pengasahan sikap kritis (skeptisisme)
menjadi faktor kunci bagi calon akuntan dalam memitigasi praktik manipulasi
informasi lingkungan.
Kata Kunci
Persepsi Green Accounting, Skeptisisme, Kesiapan Memverifikasi Klaim Greenwashing
