Analisis Sistem Pengendalian Internal Berbasis Kerangka COSO Dalam Optimalisasi Pengelolaan Klaim Pcare-Claim Sebagai Sumber Pendapatan Di Puskesmas Rappang Kabupaten Sidenreng Rappang
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan sistem pengendalian
internal berbasis kerangka COSO dalam optimalisasi pengelolaan klaim PcareClaim sebagai sumber pendapatan puskesmas di Puskesmas Rappang Kabupaten
Sidenreng Rappang. Dari perspektif akuntansi sektor publik, klaim PCare-Claim
merupakan sumber pendapatan puskesmas yang diakui berdasarkan prinsip akrual
sesuai Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP), sehingga kelemahan pengendalian
internal berdampak langsung pada keandalan pelaporan pendapatan dan akurasi
pencatatan piutang klaim.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi
kasus, dan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan
dokumentasi. Informan terdiri dari kepala puskesmas, petugas koder/rekam medis,
bendahara, dan koordinator PCare-Claim.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengendalian internal berbasis
kerangka COSO telah berjalan cukup baik pada komponen lingkungan
pengendalian dan informasi-komunikasi, namun terdapat kelemahan kritis pada
komponen aktivitas pengendalian akibat terbatasnya clinical pathway, serta
komponen pemantauan akibat belum terlaksananya audit medik secara formal.
Kelemahan ini berpotensi menyebabkan misstatement pendapatan klaim, revenue
leakage akibat under-coding, dan meningkatnya risiko penolakan klaim oleh BPJS
Kesehatan yang berdampak pada keberlanjutan finansial puskesmas.
internal berbasis kerangka COSO dalam optimalisasi pengelolaan klaim PcareClaim sebagai sumber pendapatan puskesmas di Puskesmas Rappang Kabupaten
Sidenreng Rappang. Dari perspektif akuntansi sektor publik, klaim PCare-Claim
merupakan sumber pendapatan puskesmas yang diakui berdasarkan prinsip akrual
sesuai Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP), sehingga kelemahan pengendalian
internal berdampak langsung pada keandalan pelaporan pendapatan dan akurasi
pencatatan piutang klaim.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi
kasus, dan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan
dokumentasi. Informan terdiri dari kepala puskesmas, petugas koder/rekam medis,
bendahara, dan koordinator PCare-Claim.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengendalian internal berbasis
kerangka COSO telah berjalan cukup baik pada komponen lingkungan
pengendalian dan informasi-komunikasi, namun terdapat kelemahan kritis pada
komponen aktivitas pengendalian akibat terbatasnya clinical pathway, serta
komponen pemantauan akibat belum terlaksananya audit medik secara formal.
Kelemahan ini berpotensi menyebabkan misstatement pendapatan klaim, revenue
leakage akibat under-coding, dan meningkatnya risiko penolakan klaim oleh BPJS
Kesehatan yang berdampak pada keberlanjutan finansial puskesmas.
Kata Kunci
Sistem Pengendalian Internal, COSO, Akuntansi Sektor Publik, Klaim Pcare-Claim, Pendapatan Puskesmas, Audit Medik
