Lainnya

Strategi Pengembangan Usaha Industri Tahu Di Kecamatan Tomoni, Kabupaten Luwu Timur (Studi Kasus Pada Industri Rumahtangga Tahu Mbak Wulan Di Desa Lestari)

Abstrak

Industri tahu merupakan salah satu sektor usaha mikro, kecil, dan menengah
(UMKM) yang memiliki peranan penting dalam menunjang perekonomian lokal
di berbagai daerah di Indonesia. Produk tahu, sebagai salah satu sumber protein
nabati yang murah dan bergizi, sangat digemari masyarakat dari berbagai
kalangan. Selain itu, proses produksinya yang relatif sederhana serta bahan baku
yang mudah diperoleh menjadikan industri tahu berkembang pesat, khususnya di
wilayah pedesaan dan pinggiran kota. Penelitian ini bertujuan untuk
mendeskripsikan proses produksi tahu, menganalisis jumlah produksi, keuntungan
dan kelayakan usaha, mengidentifikasi faktor internal dan eksternal, serta
merumuskan strategi pengembangan usaha. Metode yang digunakan meliputi
observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuesioner, dengan analisis deskriptif,
analisis pendapatan, R/C Ratio, IFAS, EFAS, dan SWOT. Skripsi berjudul
“Strategi Pengembangan Industri Tahu di Kecamatan Tomoni, Kabupaten
Luwu Timur” .
Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha tahu tersebut merupakan usaha
skala kecil dengan tenaga kerja terbatas, yaitu satu pemilik dan satu karyawan.
Proses produksi masih menggunakan peralatan sederhana, tetapi produk yang
dihasilkan memiliki kualitas yang baik karena tidak menggunakan bahan kimia.
Produksi usaha mengalami peningkatan dari 3 kg kedelai per hari pada awal usaha
menjadi 50 kg per hari atau sekitar 600 kg per bulan. Dari sisi kelayakan usaha,
total penerimaan tercatat sebesar Rp780.000 dengan total biaya Rp655.000 dan
nilai R/C Ratio 1,19, sehingga usaha dinilai layak untuk dikembangkan.
Berdasarkan analisis faktor internal dan eksternal, usaha ini memiliki skor IFAS
2,877 dan EFAS 2,911, yang menunjukkan bahwa kondisi usaha cukup kuat dan
peluang pengembangannya cukup besar. Hasil analisis SWOT menempatkan
usaha pada Kuadran I dengan koordinat (1,573; 1,649), sehingga strategi yang
iii
paling tepat adalah strategi agresif (S-O). Strategi ini diarahkan pada upaya
mempertahankan dan meningkatkan kualitas produk, memperluas jangkauan
pemasaran, meningkatkan kapasitas produksi sesuai permintaan, serta melakukan
inovasi produk dan kemasan agar usaha lebih berdaya saing dan berkelanjutan.

Kata Kunci

Industri Tahu, Pengembangan Usaha, Analisis SWOT, Kelayakan Usaha, UMKM

Dokumen

SAMPUL.pdf
application/pdf · 170 KB
Lihat dokumen →
HALAMAN PENGESAHAN.pdf
application/pdf · 583 KB
Lihat dokumen →
RINGKASAN.pdf
application/pdf · 238 KB
Lihat dokumen →
DAFTAR ISI.pdf
application/pdf · 174 KB
Lihat dokumen →
PENDAHULUAN.pdf
application/pdf · 357 KB
Lihat dokumen →
HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf
application/pdf · 989 KB
Lihat dokumen →
DAFTAR PUSTAKA TIARA.pdf
application/pdf · 368 KB
Lihat dokumen →
indexcodes.txt
text/plain · 0 KB
Lihat dokumen →
indexcodes.txt
text/plain · 0 KB
Lihat dokumen →
indexcodes.txt
text/plain · 2 KB
Lihat dokumen →
indexcodes.txt
text/plain · 1 KB
Lihat dokumen →
indexcodes.txt
text/plain · 4 KB
Lihat dokumen →
indexcodes.txt
text/plain · 7 KB
Lihat dokumen →
indexcodes.txt
text/plain · 3 KB
Lihat dokumen →

Lihat di Repository Asli