Strategi Guru Mengatasi Kesulitan Belajar Siswa Di SMPN No.18 Kecamatan Lau
Abstrak
Penelitian kualitatif ini mengkaji strategi yang diterapkan guru Pendidikan Agama
Islam dalam mengatasi kesulitan belajar siswa kelas VIII Sipakabaji di SMP Negeri
18 Lau Maros Kabupaten Maros. Hasil penelitian menunjukkan beberapa faktor
penyebab kesulitan belajar siswa antara lain minat dan motivasi belajar yang
kurang, konsentrasi di kelas yang rendah, disiplin belajar yang kurang, dan
dukungan orang tua terhadap prestasi belajar anak yang kurang. Kondisi ini tidak
dialami oleh semua siswa secara merata, namun menjadi tantangan bagi guru
dalam menciptakan pembelajaran yang efektif. Menumbuhkan minat baca siswa juga menjadi kendala mengingat kuatnya pengaruh media sosial di kalangan
remaja. Strategi yang diterapkan guru untuk mengatasi kesulitan belajar siswa
antara lain pendekatan individual, pemberian motivasi, dan bimbingan belajar. Guru
berusaha memberikan perhatian khusus kepada setiap siswa sesuai dengan
kebutuhan dan kesulitan belajarnya masing-masing. Motivasi diberikan secara
konsisten untuk meningkatkan semangat belajar dan rasa percaya diri siswa.
Bimbingan belajar dilakukan baik di dalam maupun di luar jam pelajaran untuk
membantu siswa memahami materi pelajaran yang sulit. Selain itu guru juga
menekankan penguasaan materi pembelajaran sesuai dengan silabus dan
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Penyampaian materi dilakukan secara
sistematis dan menarik agar siswa lebih mudah memahami dan mengingat materi.
Guru juga berusaha menciptakan suasana belajar yang kondusif dan
menyenangkan untuk meningkatkan partisipasi dan semangat siswa dalam
mengikuti pembelajaran
Islam dalam mengatasi kesulitan belajar siswa kelas VIII Sipakabaji di SMP Negeri
18 Lau Maros Kabupaten Maros. Hasil penelitian menunjukkan beberapa faktor
penyebab kesulitan belajar siswa antara lain minat dan motivasi belajar yang
kurang, konsentrasi di kelas yang rendah, disiplin belajar yang kurang, dan
dukungan orang tua terhadap prestasi belajar anak yang kurang. Kondisi ini tidak
dialami oleh semua siswa secara merata, namun menjadi tantangan bagi guru
dalam menciptakan pembelajaran yang efektif. Menumbuhkan minat baca siswa juga menjadi kendala mengingat kuatnya pengaruh media sosial di kalangan
remaja. Strategi yang diterapkan guru untuk mengatasi kesulitan belajar siswa
antara lain pendekatan individual, pemberian motivasi, dan bimbingan belajar. Guru
berusaha memberikan perhatian khusus kepada setiap siswa sesuai dengan
kebutuhan dan kesulitan belajarnya masing-masing. Motivasi diberikan secara
konsisten untuk meningkatkan semangat belajar dan rasa percaya diri siswa.
Bimbingan belajar dilakukan baik di dalam maupun di luar jam pelajaran untuk
membantu siswa memahami materi pelajaran yang sulit. Selain itu guru juga
menekankan penguasaan materi pembelajaran sesuai dengan silabus dan
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Penyampaian materi dilakukan secara
sistematis dan menarik agar siswa lebih mudah memahami dan mengingat materi.
Guru juga berusaha menciptakan suasana belajar yang kondusif dan
menyenangkan untuk meningkatkan partisipasi dan semangat siswa dalam
mengikuti pembelajaran
Kata Kunci
Strategi Guru, Kesulitan Belajar, Pendidikan Agama Islam
Dokumen
Strategi Guru Mengatasi Kesulitan Belajar Siswa di SMP No (1). 18 Kecamatan Lau Maros
application/pdf · 124 KB
Lihat dokumen →
application/pdf · 124 KB
Lihat dokumen →
