The implementation of Zakatnomics to Improve The Prosperity of Zakat Recipients (Mustahik) in the City of Makassar
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap sisi lain dari pendayagunaan zakat melalui konsep zakatnomics. Zakatnomics merupakan gabungan antara zakat dan ekonomi. Konsep ini berlandaskan pada empat pilar yaitu semangat keagamaan, budaya produktif, keadilan ekonomi, kelembagaan zakat, infak, sedekah dan wakaf. Secara singkat, zakatnomics memiliki dua motivasi kesejahteraan, yaitu kesejahteraan spiritual dan material yang merupakan kebutuhan manusia di seluruh dunia. Penelitian ini bersifat kualitatif dan menggunakan sumber data informan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semangat keagamaan mustahik meningkat setelah menerima dana zakat. Sebaliknya pada kategori budaya produktif belum meningkat secara efektif karena hasil usaha produktif yang dilakukan hanya menutupi kebutuhan sehari-hari. Pilar keadilan ekonomi telah dijalankan dengan baik oleh mustahik dimana keuntungan yang diperoleh didistribusikan untuk memenuhi seluruh kebutuhan keluarga. Begitu pula pada kategori kelembagaan zakat, dapat dikatakan telah berjalan dengan baik, meskipun perlu peningkatan pelayanan dan melakukan sosialisasi secara berkelanjutan.
Kata Kunci
Konsep Zakatnomics, Penyaluran Zakat, Kesejahteraan
