FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN SELF CARE MANAGEMENT PADA PASIEN HEMODIALISIS DI RSUD LABUANG BAJI KOTA MAKASSAR
Abstrak
Self care management sangat penting bagi pasien penyakit CKD
yang menjalani hemodialisis, namun masih banyak pasien mengalami
kesulitan dalam mengatur asupan cairan, diet, dan kepatuhan terapi.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan
dengan self care management pada pasien hemodialisis di RSUD Labuang
Baji Kota Makassar.
Desain penelitian ini adalah survei analitik dengan pendekatan cross
sectional. Jumlah sampel sebanyak 72 pasien hemodialisis yang dipilih
dengan teknik total sampling. Analisis data menggunakan uji chi-square dan
regresi logistik dengan tingkat kemaknaan α < 0.05.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan
antara pengetahuan (ρ = 0.029), self efficacy (ρ = 0.001), dukungan
keluarga (ρ = 0.011), dan kecemasan (ρ = 0.006) dengan self care
management. Analisis multivariat menunjukkan bahwa dukungan keluarga
(OR=25.174) merupakan faktor dominan, diikuti oleh pengetahuan
(OR=15.778), kecemasan (OR=15.082) dan self efficacy (OR=14.546).
Kesimpulan dari penelitian ini adalah self care management pada
pasien hemodialisis secara signifikan dipengaruhi oleh pengetahuan, self
efficacy, dukungan keluarga, dan kecemasan. Intervensi keperawatan perlu
difokuskan pada edukasi pasien, peningkatan dukungan keluarga, dan
penanganan aspek psikologis untuk memperkuat manajemen diri pasien.
yang menjalani hemodialisis, namun masih banyak pasien mengalami
kesulitan dalam mengatur asupan cairan, diet, dan kepatuhan terapi.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan
dengan self care management pada pasien hemodialisis di RSUD Labuang
Baji Kota Makassar.
Desain penelitian ini adalah survei analitik dengan pendekatan cross
sectional. Jumlah sampel sebanyak 72 pasien hemodialisis yang dipilih
dengan teknik total sampling. Analisis data menggunakan uji chi-square dan
regresi logistik dengan tingkat kemaknaan α < 0.05.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan
antara pengetahuan (ρ = 0.029), self efficacy (ρ = 0.001), dukungan
keluarga (ρ = 0.011), dan kecemasan (ρ = 0.006) dengan self care
management. Analisis multivariat menunjukkan bahwa dukungan keluarga
(OR=25.174) merupakan faktor dominan, diikuti oleh pengetahuan
(OR=15.778), kecemasan (OR=15.082) dan self efficacy (OR=14.546).
Kesimpulan dari penelitian ini adalah self care management pada
pasien hemodialisis secara signifikan dipengaruhi oleh pengetahuan, self
efficacy, dukungan keluarga, dan kecemasan. Intervensi keperawatan perlu
difokuskan pada edukasi pasien, peningkatan dukungan keluarga, dan
penanganan aspek psikologis untuk memperkuat manajemen diri pasien.
Kata Kunci
CKD, Hemodialisis, Self Care Management
