HUBUNGAN KECERDASAN EMOSIONAL DAN BEBAN KERJA DENGAN RESPONSIVENESS PERAWAT PADA PENANGANAN PASIEN DI RUANG RAWAT INAP JIWA RSKD DADI
Abstrak
“Hubungan Kecerdasan Emosional dan Beban Kerja dengan Responsiveness
Perawat pada Penanganan Pasien di Ruang Rawat Inap Jiwa RSKD Dadi”
dibimbing oleh Andi Mappanganro dan Rahmawati Ramli (xiii + 7 Tabel + 55
Halaman + 16 Lampiran)
Responsiveness perawat merupakan indikator penting dalam mutu
pelayanan rumah sakit, terutama di ruang rawat inap jiwa yang memiliki
kompleksitas emosional dan perilaku pasien. Kemampuan perawat dalam
merespons kebutuhan pasien diduga dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal
seperti kecerdasan emosional dan beban kerja. Penelitian ini bertujuan untuk
mengidentifikasi hubungan kecerdasan emosional dan beban kerja dengan
responsiveness perawat di ruang rawat inap jiwa RSKD Dadi Makassar.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain korelasi dan
pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 53 responden diambil
menggunakan teknik total sampling. Uji hipotesis dilakukan menggunakan uji Chi-
Square melalui analisis SPSS.
Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar perawat memiliki
kecerdasan emosional baik (62,3%), beban kerja berat (60,4%), dan
responsiveness baik (52,8%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan kecerdasan
emosional berhubungan signifikan dengan responsiveness (p = 0,010), sedangkan
beban kerja tidak signifikan (p = 0,239).
Kesimpulan yang dapat ditarik dalam penelitian ini adalah terdapat
hubungan antara kecerdasan emosional dengan responsiveness perawat,
sedangkan beban kerja tidak memiliki hubungan dengan responsiveness perawat.
Perawat pada Penanganan Pasien di Ruang Rawat Inap Jiwa RSKD Dadi”
dibimbing oleh Andi Mappanganro dan Rahmawati Ramli (xiii + 7 Tabel + 55
Halaman + 16 Lampiran)
Responsiveness perawat merupakan indikator penting dalam mutu
pelayanan rumah sakit, terutama di ruang rawat inap jiwa yang memiliki
kompleksitas emosional dan perilaku pasien. Kemampuan perawat dalam
merespons kebutuhan pasien diduga dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal
seperti kecerdasan emosional dan beban kerja. Penelitian ini bertujuan untuk
mengidentifikasi hubungan kecerdasan emosional dan beban kerja dengan
responsiveness perawat di ruang rawat inap jiwa RSKD Dadi Makassar.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain korelasi dan
pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 53 responden diambil
menggunakan teknik total sampling. Uji hipotesis dilakukan menggunakan uji Chi-
Square melalui analisis SPSS.
Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar perawat memiliki
kecerdasan emosional baik (62,3%), beban kerja berat (60,4%), dan
responsiveness baik (52,8%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan kecerdasan
emosional berhubungan signifikan dengan responsiveness (p = 0,010), sedangkan
beban kerja tidak signifikan (p = 0,239).
Kesimpulan yang dapat ditarik dalam penelitian ini adalah terdapat
hubungan antara kecerdasan emosional dengan responsiveness perawat,
sedangkan beban kerja tidak memiliki hubungan dengan responsiveness perawat.
Kata Kunci
Kecerdasan emosional; beban kerja; responsiveness; perawat jiwa
