ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TINGKAT KECEMASAN PADA MAHASISWA SEMESTER AKHIR DI FKM UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA
Abstrak
Mahasiswa semester akhir berada pada fase akademik yang rentan mengalami
tekanan psikologis akibat tuntutan penyelesaian skripsi dan peningkatan beban
akademik. Kecemasan pada mahasiswa semester akhir dipengaruhi oleh berbagai
faktor, di antaranya stres akademik, dukungan sosial, dan motivasi belajar.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan
tingkat kecemasan pada mahasiswa semester akhir di Fakultas Kesehatan
Masyarakat Universitas Muslim Indonesia.
Metode ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross
sectional. Penelitian dilaksanakan di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas
Muslim Indonesia pada bulan November 2025 hingga Januari 2026. Populasi
penelitian adalah mahasiswa semester akhir yang sedang menyusun skripsi,
dengan jumlah sampel sebanyak 159 responden yang diperoleh melalui teknik
purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan empat kuesioner
meliputi Zung Self-Rating Anxiety Scale (ZSAS), Perception of Academic Stress
Scale (PASS), Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS), serta
Motivation Scale. Analisis data menggunakan uji Chi-Square.
Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara stres
akademik (p<0,001), dan motivasi belajar dengan tingkat kecemasan (p<0,004).
Sedangkan, dukungan sosial tidak menunjukkan hubungan yang signifikan
dengan tingkat kecemasan mahasiswa semester akhir (p=0,706).
Kesimpulan pada penelitian ini bahwa stres akademik dan motivasi belajar
merupakan faktor yang berhubungan dengan tingkat kecemasan pada mahasiswa
semester akhir, sedangkan dukungan sosial tidak menunjukkan hubungan yang
signifikan. Oleh karena itu, institusi pendidikan diharapkan dapat mengembangkan
strategi dan program pendampingan yang berfokus pada pengelolaan stres
akademik serta penguatan motivasi belajar guna menurunkan tingkat kecemasan
mahasiswa, khususnya pada mahasiswa semester akhir.
tekanan psikologis akibat tuntutan penyelesaian skripsi dan peningkatan beban
akademik. Kecemasan pada mahasiswa semester akhir dipengaruhi oleh berbagai
faktor, di antaranya stres akademik, dukungan sosial, dan motivasi belajar.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan
tingkat kecemasan pada mahasiswa semester akhir di Fakultas Kesehatan
Masyarakat Universitas Muslim Indonesia.
Metode ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross
sectional. Penelitian dilaksanakan di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas
Muslim Indonesia pada bulan November 2025 hingga Januari 2026. Populasi
penelitian adalah mahasiswa semester akhir yang sedang menyusun skripsi,
dengan jumlah sampel sebanyak 159 responden yang diperoleh melalui teknik
purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan empat kuesioner
meliputi Zung Self-Rating Anxiety Scale (ZSAS), Perception of Academic Stress
Scale (PASS), Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS), serta
Motivation Scale. Analisis data menggunakan uji Chi-Square.
Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara stres
akademik (p<0,001), dan motivasi belajar dengan tingkat kecemasan (p<0,004).
Sedangkan, dukungan sosial tidak menunjukkan hubungan yang signifikan
dengan tingkat kecemasan mahasiswa semester akhir (p=0,706).
Kesimpulan pada penelitian ini bahwa stres akademik dan motivasi belajar
merupakan faktor yang berhubungan dengan tingkat kecemasan pada mahasiswa
semester akhir, sedangkan dukungan sosial tidak menunjukkan hubungan yang
signifikan. Oleh karena itu, institusi pendidikan diharapkan dapat mengembangkan
strategi dan program pendampingan yang berfokus pada pengelolaan stres
akademik serta penguatan motivasi belajar guna menurunkan tingkat kecemasan
mahasiswa, khususnya pada mahasiswa semester akhir.
Kata Kunci
Dukungan Sosial ; Motivasi Belajar ; Mahasiswa ; Stres Akademik ; Tingkat Kecemasan
