FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEBERADAAN JENTIK NYAMUK AEDES AEGYPTI DI KELURAHAN PAMPANG KOTA MAKASSAR TAHUN 2025
Abstrak
Angka kematian demam berdarah dengue (DBD) telah meningkat secara
signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Lebih dari 2,5 milyar orang di seluruh dunia
mengalami DBD, dengan lebih dari 40% dari populasi tersebut berisiko terkena
penyakit tersebut. Berdasarkan data ini, penelitian tentang "Analisis korelasi dengan
habitat Nyamuk Aedes aegypti di kelurahan Pampang kota makassar" .
Berdasarkan data yang diperoleh dari puskesmas pampang untuk tahun 2021-
2023 kejadian DBD di kelurahan pampang sudah termasuk turun. Pada tahun 2021
terdapat 79 kasus pada tahun 2022 terdapat 53 kasus dan pada tahun 2023 terdapat
42 kasus DBD. Berdasarkan data tersebut maka yang menjadi landasan untuk
melakukan penelitian mengenai “Faktor yang Berhubungan dengan Keberadaan
Jentik Nyamuk Aedes aegypti di kelurahan pampang kota Makassar Tahun 2024.
Riset observasional anatik ini menggunakan metode cross-sectional. Studi ini
melihat dan menghitung simultan dari variable independen dan dependen. Riset ini
melihat semua rumah masyarakat pampang yang memiliki 3920 kepala keluarga.
Fokus riset adalah 100 tempat di daerah pampang, masyarakat yang memiliki
penyimpanan air di tempat tinggalnya. Untuk menentukan sampel sasaran rumah.
Hasil riset ini menunjukkan bahwa variabel yang tidak berkorelasi adalah suhu,
kelembaban, bahan TPA, warna, letak, dan variabel yang berkorelasiadalah pH, jenis
TPA, dan keberadaan penutup TPA. Selain itu, penelitian ini menyarankan
masyarakat untuk selalu membersihkan TPA, terutama yang terbuat dari semen,
karena nyamuk akan lebih mudah meletakkan telurnya di sana.
signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Lebih dari 2,5 milyar orang di seluruh dunia
mengalami DBD, dengan lebih dari 40% dari populasi tersebut berisiko terkena
penyakit tersebut. Berdasarkan data ini, penelitian tentang "Analisis korelasi dengan
habitat Nyamuk Aedes aegypti di kelurahan Pampang kota makassar" .
Berdasarkan data yang diperoleh dari puskesmas pampang untuk tahun 2021-
2023 kejadian DBD di kelurahan pampang sudah termasuk turun. Pada tahun 2021
terdapat 79 kasus pada tahun 2022 terdapat 53 kasus dan pada tahun 2023 terdapat
42 kasus DBD. Berdasarkan data tersebut maka yang menjadi landasan untuk
melakukan penelitian mengenai “Faktor yang Berhubungan dengan Keberadaan
Jentik Nyamuk Aedes aegypti di kelurahan pampang kota Makassar Tahun 2024.
Riset observasional anatik ini menggunakan metode cross-sectional. Studi ini
melihat dan menghitung simultan dari variable independen dan dependen. Riset ini
melihat semua rumah masyarakat pampang yang memiliki 3920 kepala keluarga.
Fokus riset adalah 100 tempat di daerah pampang, masyarakat yang memiliki
penyimpanan air di tempat tinggalnya. Untuk menentukan sampel sasaran rumah.
Hasil riset ini menunjukkan bahwa variabel yang tidak berkorelasi adalah suhu,
kelembaban, bahan TPA, warna, letak, dan variabel yang berkorelasiadalah pH, jenis
TPA, dan keberadaan penutup TPA. Selain itu, penelitian ini menyarankan
masyarakat untuk selalu membersihkan TPA, terutama yang terbuat dari semen,
karena nyamuk akan lebih mudah meletakkan telurnya di sana.
Kata Kunci
lingkungan ;jentik nyamuk; Aedes Aegypti.
