PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG ANEMIA DENGAN MEDIA BOOKLET TERHADAP UPAYA PENCEGAHAN ANEMIA REMAJA PUTRI BERBASIS TEORI KOGNITIF SOSIAL DI SMA NEGERI 3 BONE
Abstrak
Anemia tetap menjadi isu kesehatan masyarakat di Indonesia, factor
utama terjadinya anemia pada remaja diakibatkan karena adanya masalah
kesehatan gizi. Remaja lebih cenderung mengalami masalah gizi kurang
dibanding dengan masalah gizi lebih. Berdasarkan Global Nutrition Report
UNICEF (2020), Prevalensi gizi kurang yang terjadi pada remaja putra
sebesar 31,6% dan remaja putri sebanyak 25,9%. Upaya yang dapat
dilakukan agar remaja putri dapat mencegah terjadinya anemia secara
mandiri yaitu melalui promotif dan preventif dengan cara memberi
penyuluhan melalui media edukasi. Adapun media yang digunakan yaitu
media booklet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada
pengaruh Penyuluhan Kesehatan Tentang Upaya Pencegahan Anemia
melalui Media Booklet terhadap empat aspek proses kognitif sosial
berdasarkan teori Albert Bandura yaitu Attention Process, Retention
Process, Motoric Reproduction Process dan Motivational Process.
Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain
penelitian kuasi eksperimen dengan model stratified random sampling.
Sampel yang diambil dalam penelitian ini sebanyak 141 responden.
Sasaran dalam penelitian ini adalah siswi kelas XI SMAN 3 Bone. Data yang
telah dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan perangkat lunak
SPSS dengan metode analisis univariat dengan uji Wilcoxon karena data
tidak berdistribusi normal. Instrument penelitian ini
menggunakan kuesioner.
Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh penyuluhan
kesehatan tentang upaya pencegahan anemia melalui media booklet
terhadap Attention Process (p = 0,000 < 0,05), Motoric
ReproductionProcesses (p = 0,000 < 0,05), dan Motivation Process (p =
0,000 < 0,05). sedangkan tidak terdapat pengaruh penyuluhan kesehatan
tentang upaya pencegahan anemia melalui media booklet terhadap
Retention Process (p = 0,114 > 0,05) pada siswi SMAN 3 Bone.
Kesimpulan dalam penellitian ini bahwa adanya 3 variabel yang
berpengaruh yaitu Attention Process, Motoric Reproduction Process dan
Motivational Process dan 1 variabel yang tidak berpengaruh yaitu Retention
processes. Saran diharapkan dapat meningkatka meningkatkan Attention
Process siswi dengan menyediakan media booklet yang lebih menarik lagi,
Retention Process siswi dengan melakukan pengulangan kembali materi
anemia, Motoric Reproduction Process dengan mempraktikan ulang dan
menirukan upaya pencegahan anemia, Motivation Process butuhnya
dukungan yang memadai.
utama terjadinya anemia pada remaja diakibatkan karena adanya masalah
kesehatan gizi. Remaja lebih cenderung mengalami masalah gizi kurang
dibanding dengan masalah gizi lebih. Berdasarkan Global Nutrition Report
UNICEF (2020), Prevalensi gizi kurang yang terjadi pada remaja putra
sebesar 31,6% dan remaja putri sebanyak 25,9%. Upaya yang dapat
dilakukan agar remaja putri dapat mencegah terjadinya anemia secara
mandiri yaitu melalui promotif dan preventif dengan cara memberi
penyuluhan melalui media edukasi. Adapun media yang digunakan yaitu
media booklet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada
pengaruh Penyuluhan Kesehatan Tentang Upaya Pencegahan Anemia
melalui Media Booklet terhadap empat aspek proses kognitif sosial
berdasarkan teori Albert Bandura yaitu Attention Process, Retention
Process, Motoric Reproduction Process dan Motivational Process.
Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain
penelitian kuasi eksperimen dengan model stratified random sampling.
Sampel yang diambil dalam penelitian ini sebanyak 141 responden.
Sasaran dalam penelitian ini adalah siswi kelas XI SMAN 3 Bone. Data yang
telah dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan perangkat lunak
SPSS dengan metode analisis univariat dengan uji Wilcoxon karena data
tidak berdistribusi normal. Instrument penelitian ini
menggunakan kuesioner.
Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh penyuluhan
kesehatan tentang upaya pencegahan anemia melalui media booklet
terhadap Attention Process (p = 0,000 < 0,05), Motoric
ReproductionProcesses (p = 0,000 < 0,05), dan Motivation Process (p =
0,000 < 0,05). sedangkan tidak terdapat pengaruh penyuluhan kesehatan
tentang upaya pencegahan anemia melalui media booklet terhadap
Retention Process (p = 0,114 > 0,05) pada siswi SMAN 3 Bone.
Kesimpulan dalam penellitian ini bahwa adanya 3 variabel yang
berpengaruh yaitu Attention Process, Motoric Reproduction Process dan
Motivational Process dan 1 variabel yang tidak berpengaruh yaitu Retention
processes. Saran diharapkan dapat meningkatka meningkatkan Attention
Process siswi dengan menyediakan media booklet yang lebih menarik lagi,
Retention Process siswi dengan melakukan pengulangan kembali materi
anemia, Motoric Reproduction Process dengan mempraktikan ulang dan
menirukan upaya pencegahan anemia, Motivation Process butuhnya
dukungan yang memadai.
Kata Kunci
Penyuluhan, Pencegahan Anemia, Media Booklet, Teori Kognitif Sosial
