Skripsi/Tesis

BIOAKUMULASI LOGAM BERAT KADMIUM (Cd) DAN KROMIUM (Cr) PADA KERANG BAKALANG (MARCIA HIANTINA. L) DI PERAIRAN SELAT MAKASSAR TAHUN 2026

Abstrak

Pencemaran logam berat di perairan pesisir mengancam ekosistem
dan kesehatan masyarakat. Secara global, pencemaran air menyebabkan
sekitar 1,7–2,2 juta kematian setiap tahun. Logam seperti kadmium dan
kromium bersifat toksik dan dapat terakumulasi dalam biota. Kerang
bakalang sebagai organisme filter feeder berpotensi mengakumulasi logam
dari lingkungannya. Penelitian ini bertujuan mengukur kadar Cd dan Cr
pada kerang, air, dan sedimen serta menganalisis bioakumulasi (BAF)
untuk menilai potensi kerang sebagai bioindikator pencemaran perairan.
Penelitian ini menggunakan metode observasional dengan
pendekatan deskriptif untuk menganalisis bioakumulasi logam berat
Kadmium dan Kromium pada kerang bakalang, air, dan sedimen di
Perairan Selat Makassar. Populasi penelitian meliputi kerang, air, dan
sedimen, sedangkan sampel berupa kerang bakalang, air, dan sedimen
yang diambil di perairan selat makassar.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi Cd pada kerang
berkisar 0,2973–0,4993 mg/kg dan melebihi baku mutu, sedangkan Cr
<0,01 mg/kg dan masih memenuhi standar. Konsentrasi Cd pada air <0,003
mg/L dan Cr <0,01 mg/L, sedangkan pada sedimen Cd berkisar <0,003
mg/kg dan Cr 0,9504–6,0875 mg/kg. Nilai BAF Cd dari air (99,1–177,93)
dan sedimen (5,874–9,986) termasuk kategori tinggi, se dangkan BAF Cr
dari air (1,0) kategori sedang dan dari sedimen (0,0016–0,0105) kategori
rendah.
Penelitian ini menunjukkan bahwa kerang memiliki kemampuan
bioakumulasi yang lebih tinggi terhadap Kadmium dibandingkan Kromium,
yang menandakan Cd lebih mudah terakumulasi dalam jaringan tubuh. Oleh
karena itu, kerang berpotensi sebagai bioindikator yang sensitif terhadap
pencemaran logam berat, khususnya Kadmium. Oleh karena itu, diperlukan
pemantauan rutin, pengendalian sumber pencemar, serta pemanfaatan
kerang sebagai indikator kualitas perairan.

Kata Kunci

Bioakumulasi; kerang bakalang, kadmium, kromium

Dokumen

14120220116_SAMPUL.pdf
application/pdf · 21 KB
Lihat dokumen →
14120220116_PENGESAHAN.pdf
application/pdf · 130 KB
Lihat dokumen →
14120220116_Daftar isi.pdf
application/pdf · 284 KB
Lihat dokumen →
14120220116_RINGKASAN.pdf
application/pdf · 357 KB
Lihat dokumen →
14120220116_BAB I.pdf
application/pdf · 286 KB
Lihat dokumen →
14120220116_BAB V.pdf
application/pdf · 570 KB
Lihat dokumen →
14120220116_DAFTAR PUSTAKA.pdf
application/pdf · 391 KB
Lihat dokumen →
14120220116_ FULL TEXT.pdf
application/pdf · 3.578 KB
Lihat dokumen →
indexcodes.txt
text/plain · 0 KB
Lihat dokumen →
indexcodes.txt
text/plain · 1 KB
Lihat dokumen →
indexcodes.txt
text/plain · 1 KB
Lihat dokumen →
indexcodes.txt
text/plain · 4 KB
Lihat dokumen →
indexcodes.txt
text/plain · 7 KB
Lihat dokumen →
indexcodes.txt
text/plain · 8 KB
Lihat dokumen →
indexcodes.txt
text/plain · 8 KB
Lihat dokumen →
indexcodes.txt
text/plain · 25 KB
Lihat dokumen →
indexcodes.txt
text/plain · 25 KB
Lihat dokumen →

Lihat di Repository Asli