FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEBIASAAN MEROKOK PADA ANAK REMAJA DI SMA MUHAMMADIYAH 3 MAKASSAR TAHUN 2023
Abstrak
Merokok merupakan suatu kebiasaan yang merugikan bagi kesehatan.
Kebiasaan merokok di Indonesia sudah dianggap wajar khususnya bagi
kalangan remaja. Remaja mengganggap bahwa dengan merokok dapat
membuat mereka terlihat keren dan dewasa. Persepsi itulah yang justru
membuat orang-orang yang tidak pernah merokok jadi ikut merokok agar
terlihat mengikuti tren dan dianggap gaul. Remaja di Indonesia banyak
merokok karena kebiasaan yang dibawa oleh lingkungan disekitarnya
seperti banyaknya kegiatan-kegiatan remaja yang disponsori oleh rokok,
pengaruh-pengaruh dari teman perokok dan pengaruh orang tua perokok
yang membuat rasa ingin tau mereka tentang rokok meningkat. Maka dari
itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang
berhubungan dengan kebiasaan merokok pada anak remaja di SMA
Muhammadiyah 3 Makassar.
Jenis penelitian ini adalah survey analitik dengan rancangan Cross
Sectional Study. Populasi dan sampel dalam penelitian ini sebanyak 87
anak usia sekolah menengah atas, sampel diambil dengan cara Probability
Sampling atau Simple Random Sampling. Data diperoleh menggunakan
kuesioner. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariate
menggunakan uji chi-square.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara
pengetahuan dengan kebiasaan merokok pada anak remaja (p=0,000 <
α=0,05), ada hubungan antara sikap dengan kebiasaan merokok pada anak
remaja (p=0,000 < α=0,05), ada hubungan antara riwayat orang tua
merokok dengan kebiasaan merokok pada anak remaja (p=0,000 <
α=0,05), ada hubungan antara riwayat teman perokok dengan kebiasaan
merokok pada anak remaja (p=0,000 < α=0,05), ada hubungan iklan rokok
dengan kebiasaan merokok pada anak remaja (p=0,000 < α=0,05) di SMA
Muhammadiyah 3 Makassar.
xv
Penelitian ini menyarankan agar melakukan penyuluhan kepada remaja
terutama pada responden di SMA Muhammadiyah 3 Makassar untuk
menambah pengetahuan dan informasi mereka tentang bahaya merokok.
Kebiasaan merokok di Indonesia sudah dianggap wajar khususnya bagi
kalangan remaja. Remaja mengganggap bahwa dengan merokok dapat
membuat mereka terlihat keren dan dewasa. Persepsi itulah yang justru
membuat orang-orang yang tidak pernah merokok jadi ikut merokok agar
terlihat mengikuti tren dan dianggap gaul. Remaja di Indonesia banyak
merokok karena kebiasaan yang dibawa oleh lingkungan disekitarnya
seperti banyaknya kegiatan-kegiatan remaja yang disponsori oleh rokok,
pengaruh-pengaruh dari teman perokok dan pengaruh orang tua perokok
yang membuat rasa ingin tau mereka tentang rokok meningkat. Maka dari
itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang
berhubungan dengan kebiasaan merokok pada anak remaja di SMA
Muhammadiyah 3 Makassar.
Jenis penelitian ini adalah survey analitik dengan rancangan Cross
Sectional Study. Populasi dan sampel dalam penelitian ini sebanyak 87
anak usia sekolah menengah atas, sampel diambil dengan cara Probability
Sampling atau Simple Random Sampling. Data diperoleh menggunakan
kuesioner. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariate
menggunakan uji chi-square.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara
pengetahuan dengan kebiasaan merokok pada anak remaja (p=0,000 <
α=0,05), ada hubungan antara sikap dengan kebiasaan merokok pada anak
remaja (p=0,000 < α=0,05), ada hubungan antara riwayat orang tua
merokok dengan kebiasaan merokok pada anak remaja (p=0,000 <
α=0,05), ada hubungan antara riwayat teman perokok dengan kebiasaan
merokok pada anak remaja (p=0,000 < α=0,05), ada hubungan iklan rokok
dengan kebiasaan merokok pada anak remaja (p=0,000 < α=0,05) di SMA
Muhammadiyah 3 Makassar.
xv
Penelitian ini menyarankan agar melakukan penyuluhan kepada remaja
terutama pada responden di SMA Muhammadiyah 3 Makassar untuk
menambah pengetahuan dan informasi mereka tentang bahaya merokok.
Kata Kunci
kebiasaan merokok, pengetahuan, sikap, riwayat orang tua perokok, riwayat teman perokok, iklan rokok
