PENGARUH PERSISTENSI LABA DAN INVESTMENT OPPORTUNITY SET (IOS) TERHADAP KUALITAS LABA DENGAN TAX AVOIDANCE SEBAGAI PEMODERASI
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh persistensi laba dan Investment Opportunity Set (IOS) terhadap kualitas laba dengan tax avoidance sebagai variabel pemoderasi pada perusahaan sektor konsumsi barang primer yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2024. Kualitas laba merupakan indikator utama kredibilitas informasi keuangan dalam pengambilan keputusan investasi. Persistensi laba mencerminkan kemampuan laba periode berjalan dalam memprediksi laba periode berikutnya, sedangkan IOS merepresentasikan peluang pertumbuhan perusahaan. Tax avoidance diintegrasikan sebagai variabel moderasi untuk menguji apakah strategi penghindaran pajak memengaruhi hubungan antara determinan fundamental dan kualitas laba. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi data panel terhadap 15 perusahaan sektor konsumsi barang primer menghasilkan 60 observasi periode 2021–2024. Analisis dilakukan menggunakan Fixed Effect Model berdasarkan hasil uji Chow dan Hausman. Kualitas laba diukur menggunakan discretionary accruals berdasarkan Modified Jones Model, persistensi laba dihitung melalui model autoregresif, IOS diproksikan dengan Tobin's Q, dan tax avoidance diukur menggunakan Effective Tax Rate (ETR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa persistensi laba berpengaruh positif signifikan terhadap kualitas laba, mengindikasikan bahwa laba yang berkelanjutan dan stabil mencerminkan kinerja operasional perusahaan yang lebih andal. Investment Opportunity Set (IOS) tidak berpengaruh signifikan terhadap kualitas laba, menunjukkan bahwa peluang investasi tidak secara langsung menentukan kualitas pelaporan laba. Tax avoidance terbukti memoderasi hubungan antara persistensi laba dan kualitas laba, namun tidak memoderasi hubungan antara IOS dan kualitas laba. Temuan ini mengindikasikan bahwa dalam konteks pasar modal Indonesia, praktik penghindaran pajak dapat memperkuat atau memperlemah kualitas laba tergantung pada tingkat agresivitas dan transparansi penerapannya. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan literatur akuntansi keuangan dan perpajakan serta memberikan implikasi praktis bagi investor, manajemen, auditor, dan regulator dalam menilai kualitas laba perusahaan.
Kata Kunci
persistensi laba, investment opportunity set (IOS), kualitas laba, tax avoidance, discretionary accruals.
