Lewati ke konten

TINJAUAN SOSIOLOGI HUKUM TENTANG FENOMENA NO VIRAL NO JUSTICE SEBAGAI TRIAL BY SOCIAL MEDIA DALAM SISTEM PERADILAN PIDANA DI INDONESIA

FITRIANI, VEBY (2026) TINJAUAN SOSIOLOGI HUKUM TENTANG FENOMENA NO VIRAL NO JUSTICE SEBAGAI TRIAL BY SOCIAL MEDIA DALAM SISTEM PERADILAN PIDANA DI INDONESIA. Undergraduate (S1) thesis, UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA.

[thumbnail of VEBY FITRIANI_04020220150 (1).pdf]
Preview
Text
VEBY FITRIANI_04020220150 (1).pdf

Download (2MB) | Preview
[thumbnail of TURNITIN_VEBY FITRIANI_04020220150.pdf]
Preview
Text
TURNITIN_VEBY FITRIANI_04020220150.pdf

Download (925kB) | Preview
Official URL: https://fh.umi.ac.id/

Abstract

Veby Fitriani. 04020220150. Dengan judul “Tinjauan Sosiologi Hukum Tentang Fenomena No Viral No Justice Sebagai Trial By Social Media Dalam Sistem Peradilan Pidana Di Indonesia”. Di bawah bimbingan Nurul Qamar sebagai ketua pembimbing dan Muhammad Ya’rif Arifin sebagai Anggota Pembimbing. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji faktor-faktor sosial yang melatarbelakangi munculnya fenomena No Viral No Justice dalam sistem peradilan pidana di indonesia serta mengkaji pengaruh viralitas kasus di media sosial terhadap independensi hakim. Fenomena ini dipahami sebagai gejala sosial yang menunjukkan pergeseran secara masyarakat memperoleh perhatian hukum, di mana opini publik digital melalui media sosial digunakan sebagai sarana tekanan sosial terhadap aparat penegak hukum. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan sosiologi hukum (socio-legal), menggunakan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Data diperoleh melalui studi kepustakaan meliputi bahan hukum primer,sekunder, dan tersier, serta data empiris sekunder yaitu laporan lembaga negara, survei kepercayaan publik, dan putusan pengadilan. Analisis ini dilakukan secara deskriptif-kualitatif dengan pendekatan deduktif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa fenomena No Viral No Justice dipengaruhi oleh menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap lembaga penegak hukum, adanya masalah dalam sistem peradilan pidana, serta kuatnya peran media sosial dalam membentuk opini publik. Viralitas perkara memengaruhi prioritas penangan kasus dan menciptakan dispansi akses keadilan yang bertentangan dengan asas persamaan di hadapan hukum sebagaimana diatur dalam pasal 27 ayat (1) UUD 1945. Tekanan opini publik digital juga mendorong praktik trial by social media yang berpotensi melemahkan asas praduga tak bersalah sebagaimana ditegas kan dalam pasal 24 UUD 1945 dan pasal 3 ayat (2) Undang Undang Nomor 48 Tahun 2009 tentang kekuasaan kehakiman. Berdasarkan temuan tersebut, Penelitian ini merekomendasikan penguatan independensi peradilan, peningkatan transparansi dan komunikasi publik aparat penegak hukum, serta penguatan literasi hukum masyarakat agar proses penegakan hukum tetap berjalan secara objektif dan adil di tengah dinamika ruang publik digital.
Kata kunci: No Viral No Justice, Sosiologi Hukum, Trial By Social Media,Law In Action, Independensi Hakim.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Subjects: 300 Ilmu sosial > 340 Ilmu Hukum
K Law > K Law (General)
Divisions: FAKULTAS HUKUM
Depositing User: SH Muhammad viqry
Date Deposited: 16 Sep 2026 02:32
Last Modified: 16 Sep 2026 02:32
URI: https://repository.umi.ac.id/id/eprint/8471

Actions (login required)

View Item View Item